Menurut Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), dr Dhairmeizar, SpPD-KGH, modifikasi gaya hidup merupakan faktor penting untuk menjaga kesehatan ginjal, termasuk untuk anak-anak. Sebab anak-anak memiliki sifat suka meniru, terlebih meniru kebiasaan hidup orang tua.
Nah, jika orang tua sering makan makanan tak sehat, jarang olahraga, jarang minum air putih dan lebih sering bermalas-malasan di rumah, maka bisa dipastikan anak kelak akan mengikuti kebiasaan tersebut. Penyakit ginjal pun bisa menyerang orang tua dan anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Menggemaskan Sih, Tapi Anak Gemuk Lebih Berisiko Terkena Penyakit
https://health.detik.com/read/2016/03/10/150522/3161753/1301/menggemaskan-sih-tapi-anak-gemuk-lebih-berisiko-terkena-penyakit?l992205755
Oleh sebab itu, dr Dharmeizar menyarankan para orang tua untuk memberikan contoh yang baik, jika ingin anak-anaknya hidup sehat. Terutama dengan cara mengubah pola hidup.
Modifikasi yang bisa dilakukan misalnya dengan mengurangi asupan garam berlebihan, memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran, serta mengurangi asupan lemak.
Jika orang tua dan anak memiliki berat badan berlebih, maka bisa sama-sama mengatur jadwal olahraga rutin. Ini supaya berat badan bisa turun menjadi lebih ideal dan terkontrol. "Olahraga teratur minimal 30 menit, 4-5 kali seminggu," imbuhnya.
Ada baiknya juga orang tua untuk berhenti merokok. Sebab selain merusak kesehatan, merokok juga bisa membuat orang tua menjadi contoh yang buruk di depan anak.
(ajg/vit)











































