Menurut sang ibu, Katie (28), putranya tersebut sudah beberapa bulan terakhir mengeluh sakit perut. Setelah berkonsultasi ke dokter, ia juga beberapa kali didiagnosis dengan sembelit dan diberikan obat yang sama. Namun nyeri tersebut tak kunjung reda.
"Sampai suatu hari Daniel mengeluh sakit perut sampai ia tak bisa berjalan dan hanya berbaring di karpet, saya lantas membawanya ke rumah sakit lain. Setelah dokter curiga dan dilakukan CT scan, baru ketahuan bahwa ada tumor yang sudah cukup parah di tubuh Daniel," papar Katie, seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (30/5/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil CT scan tersebut, Daniel lantas dirujuk ke Leeds Children's Hospital, di mana ia kemudian didiagnosis dengan neuroblastoma. Ini adalah jenis kanker yang merusak sel-sel saraf khusus yang terlibat dalam pengembangan sistem saraf.
Setelah mendapatkan diagnosis tersebut, Daniel juga langsung menjalani operasi darurat selama empat jam untuk mengangkat tumor tersebut. Selama operasi, tim dokter menemukan adanya benjolan yang berawal dari bagian dada, kemudian menyebar ke sumsum tulang belakang Daniel. Pasca operasi, Daniel juga masih harus menjalani kemoterapi.
"Sejak kemoterapi, yang ia bisa lakukan hanyalah berbaring. Sungguh sulit melihat anak kecil harus mengalami semua itu. Sudah lama ia mengeluh sakit perut, tapi semuanya baru terkuak sekarang," imbuh Katie.
Katie berharap, para orang tua lainnya bisa lebih peka dan tanggap terhadap keluhan anak. Jika anak mengeluh ada kondisi yang tak beres pada tubuhnya, sebaiknya orang tua tak lalai. "Segera cek ke dokter, kalau perlu cari opini kedua supaya lebih akurat," pesannya.
Baca juga: Waspadai, Penyakit Ini Bisa Sebabkan Gangguan Tumbuh Kembang Anak
(ajg/vit)










































