Untuk studi ini, peneliti dari Pennsylvania State University mensurvei orang tua baru tentang tingkat stres mereka dan kepuasan seksualnya selama satu tahun pasca kelahiran sang buah hati. Sebanyak 55 persen responden pria dan 69 persen responden wanita mengaku hanya 'agak puas' dengan kehidupan seksualnya.
"Namun, kami menemukan makin stres si istri, kehidupan seksual pasutri makin kurang memuaskan. Meski ayah pun bisa saja sama letihnya dengan ibu, tapi kadar stres mereka tidak terlalu berpengaruh pada kualitas hubungan intim," kata ketua studi, Chelom Leavitt, MS seperti dikutip dari Men's Health.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Leavitt, ada beberapa faktor yang turut menyumbang tingginya kadar stres pada istri pasca melahirkan. Ketika wanita merasa tidak memadai untuk mengurus buah hatinya, itu saja menurut Leavitt bisa berdampak pada kehidupan seksualnya. Belum lagi ditambah lelah fisik yang ia alami.
Sementara, pria cenderung tidak terlalu merasa terbebani meski saat itu sang buah hati baru saja lahir. Sehingga, Leavitt menyarankan agar para suami lebih peka lagi terhadap kondisi psikis sang istri, tidak hanya sekadar memantau kondisi fisiknya saja.
"Pastikan Anda membantu dia melakukan tugas yang membuat dia paling berat dan membuatnya stres. Karena kondisi tubuh pasca bersalin juga bisa membuat istri tak percaya diri, pastikan bahwa dia tetap menarik di mata Anda. Dengan begitu, istri akan lebih aman dan sedikit santai ketika menjalankan tugasnya dan ini akan memengaruhi fungsi seksualnya," tutur Leavitt.
Baca juga: Gairah Seks Pria Bermula dari Keinginan Bercinta, Wanita Tidak (rdn/vit)











































