Psikoterapis Lisa Haysmer mengatakan sudah seyogianya hubungan seks dilakukan atas persetujuan kedua belah pihak. Sehingga, kepuasan tidak hanya dirasakan oleh suami atau istri saja. Untuk itu, Lisa menyarankan pasangan untuk mengedepankan komunikasi, dengan menggunakan hati.
"Jangan menghakimi dan coba untuk tidak menyalahkan. Bicarakan apa yang membuat mood Anda atau dia menurun. Kemudian, coba cari solusi bersama. Cara ini tanpa disadari bisa membuat Anda dan pasangan lebih dekat dan terbuka," kata Lisa kepada Your Tango.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: 5 Manfaat Sehat Rutin Bercinta: Atasi Sakit Kepala hingga Cegah Pilek
Jika keadaannya Anda benar-benar tidak memiliki gairah seks dalam kurun waktu lama, Lisa menyarankan berkonsultasilah ke dokter. Sehingga, bisa diketahui apakah ada alasan medis yang membuat Anda tak bergairah. Selain itu, Lisa menyarankan beberapa trik yang bisa dilakukan.
"Gunakan essential oil tertentu yang bisa membuat pasangan rileks sembari memijatnya. Kemudian, berbagilah tentang kerapuhan Anda untuk membuat Anda berdua saling terhubung. Kebanyakan pria ingin bercinta agar merasa terhubung sedangkan wanita ingin merasa terhubung dulu baru setelah itu ia ingin bercinta. Misalnya saja Anda bisa menceritakan pengalaman masa kecil yang menunjukkan kerapuhan Anda, itu tak masalah," terang Lisa.
Jika Anda berdua ingin memanfaatkan konten porno pun menurut Lisa sah-sah saja. Contohnya, membaca buku erotis atau menonton film porno bersama. Dengan begitu, pasutri bisa mengeksplorasi dan melihat hal-hal apa yang tidak disukai dan sebaliknya disukai masing-masing pihak terkait aktivitas bercinta mereka. (rdn/vit)











































