detikhealth

Setelah Mulai MPASI, Mengapa Berat Badan Bayi Cenderung Susah Naik?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Kamis, 18/08/2016 09:36 WIB
Setelah Mulai MPASI, Mengapa Berat Badan Bayi Cenderung Susah Naik?Foto: thinkstock
Jakarta, Pernahkah ibu mengalami kegalauan karena bobot bayi yang stabil dan susah naik saat ia mulai makan makanan pendamping ASI atau MPASI? Saat masih minum ASI, bobot melesat naik dengan mudah. Namun saat bayi mulai makan, tubuhnya justru tampak 'mengurus'.

Menurut dokter spesialis anak RSIA Brawijaya Kebayoran Baru, dr Yoga Devaera, SpA(K), kenaikan berat badan bayi di usia 1 tahun rata-rata akan naik 1-2 kg per tahunnya, memang tidak akan seperti saat masih bayi dan hanya minum ASI.

"Saat anak berusia 1 tahun, pertumbuhannya memang akan melambat. Tapi jangan buru-buru panik, lihat saja grafik pertumbuhan dan berat badan bayi, apakah bobotnya masih sesuai dengan usianya?" tutur dr Yoga kepada detikHealth baru-baru ini.

Baca juga: Ini 4 Manfaat Super ASI untuk Bayi, Masih Ragu Memberikan ASI Eksklusif?

dr Yoga menjelaskan bahwa saat baru lahir sampai berusia kira-kira 6 bulan, komposisi lemak di tubuh bayi masih sangat tinggi. Oleh sebab itu, bayi-bayi ini umumnya akan mudah gemuk dan tampak gempal. Namun seiring mulai banyaknya aktivitas dan perkembangan fisik, lemak-lemak tersebut akan menurun.

"Jangan khawatir, kalau anak usia 1 tahun tapi pipinya gembyor justru penanda kemampuan mengunyahnya kurang, sehingga lemak di pipinya tidak terpakai," terang dr Yoga.

Yang terpenting, dr Yoga berpesan orang tua tetap memenuhi kebutuhan nutrisi anak dan rutin menimbangnya setiap bulan. Jangan lupa perhatikan apakah berat badan anak sesuai dengan grafik pertumbuhannya. Selama masih dalam batas normal, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan.

Baca juga: Jangan Terlambat, Sukses Menyusui Perlu Persiapan Sejak Hamil(ajg/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit