Kenali, Berbagai Kondisi yang Bisa Bikin Wanita Kesakitan Saat Bercinta

Kenali, Berbagai Kondisi yang Bisa Bikin Wanita Kesakitan Saat Bercinta

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 21 Sep 2016 19:32 WIB
Kenali, Berbagai Kondisi yang Bisa Bikin Wanita Kesakitan Saat Bercinta
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Hubungan intim tak selalu berjalan 'mulus', termasuk bagi wanita. Sebab, ketika aktivitas di ranjang berlangsung, kadang kala wanita bisa merasa kesakitan. Nah, apa saja penyebab timbulnya rasa sakit ketika bercinta?

dr Jessica Ivany MBBS Dip Paeds dari Cooper St Clinic, Sydney, mengatakan nyeri saat bercinta atau dyspareunia terbagi menjadi dua yakni dangkal dan dalam. Dyspareunia dangkal yakni rasa sakit ketika awal penetrasi atau saat suami akan mencoba penetrasi. Penyebab kondisi ini bisa saja infeksi seperti sariawan atau herpes.

Jika nyeri bercinta disertai keputihan berlebih, ada sensasi terbakar dan luka lepuh di vulva, Ivany menyarankan segera cek ke dokter. Sebab, bisa saja itu disebabkan infeksi saluran kemih. Kadang kala, lanjut Ivany, kondisi seperti dermatitis juga memengaruhi vulva di mana muncul gatal hingga rasa sakit saat bercinta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyebab dyspareunia dangkal lainnya adalah stres psikis atau kecemasan terkait hubungan seks. Ini bisa terjadi akibat trauma seks atau psikologi di masa lampau. Akibatnya, dapat terjadi vaginismus atau pengetatan vagina karena wanita mengalami kejang. Nah, vaginismus ini bisa diatasi dengan konseling atau dilator vagina," kata Ivany kepada Body and Soul.

Baca juga: Malam Pertama Bisa Bikin Suami Grogi dan Susah Ereksi, Begini Mengatasinya

Ia menambahkan, dyspareunia dangkal juga bisa terjadi akibat kurangnya pelumasan yang bisa diatasi dengan penggunaan pelumas. Minimnya lubrikasi vagina bisa dialami wanita di masa peri-menopuse yakni beberapa tahun sebelum, selama, dan sesudah menopause. Kondisi ini dapat terjadi karena kurangnya hormon estrogen. Untuk mengatasinya, biasanya digunakan krim atau tablet estrogen.

Patut diingat, dyspareunia dangkal juga umum terjadi pasca wanita melahirkan. Hal ini disebabkan prolaps dasar panggul, jaringan parut, jaringan yang robek, atau kerusakan saraf. Nah, prolaps kerap dikaitkan dengan kebocoran kemih. Jika beberapa kali bercinta setelah melahirkan terasa nyeri, Ivany menyarankan untuk segera konsultasi ke dokter.

"Sementara, dyspareunia dalam adalah rasa sakit ketika penis penetrasi. Jika disertai perdarahan saat berhubungan seks, mungkin ada infeksi seperti chlamydia, polip di leher rahim atau pada beberapa kasus, ada kanker serviks. Jika disertai nyeri haid parah, bisa saja akibat endometriosis," tambah Ivany.

Tapi, ketika rasa nyeri terjadi di lebih dari satu sisi, bukan tak mungkin itu diakibatkan adanya kista ovarium. Terkiat nyeri saat bercinta, Ivany menekankan supaya wanita yang mengalami hal itu tak hanya berdiam diri tapi segera berkonsultasi ke dokter.

"Umumnya kondisi nyeri bercinta bisa diketahui penyebabnya. Sehingga, jangan segan untuk membicarakan masalah ini pada dokter Anda," pungkas Ivany.

Baca juga: Malam Pertama Bisa Bikin Suami Grogi dan Susah Ereksi, Begini Mengatasinya


(rdn/vit)

Berita Terkait