Dr Donnica Moore, MD, pakar kesehatan wanita dari Amerika Serikat, mengatakan penggunaan minyak vitamin E pada daerah vagina memang cukup umum. Minyak vitamin E didapat dari memecahkan kapsul vitamin E yang dijual bebas di pasaran.
Penggunaannya pun cukup mudah dan tidak ribet. Wanita cukup mengoleskan minyak di area vulva vagina sebelum bercinta. Lalu, benarkah hal ini dapat menambah kenikmatan ebrcinta bagi wanita?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Hai Pria, Ini Tips dari Dokter untuk Miliki Sperma yang Sehat
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar wanita yang berusia di atas 45 tahun mengalami vagina kering sebagai bagian dari pre-menopause. Ketika akhirnya menopause terjadi, vagina kering membuat wanita tak bisa lagi menikmati kegiatan bercinta.
Namun bagi wanita berusia di bawah 40 tahun dengan kebugaran fisik yang baik, penggunaan minyak vitamin E sebagai pelumas tidaklah perlu. Vagina masih mampu memproduksi lendir dengan normal, asalkan diberi stimulasi yang baik.
Soal klaim minyak vitamin E yang juga disebut dapat meningkatkan kekuatan cengkeraman vagina, lagi-lagi Dr Donnica menepisnya. Kekuatan cengkeraman dan kerapatan vagina ditentukan oleh otot pelvis. Butuh latihan senam kegel agar wanita dapat mengendalikan otot pelvisnya dengan sempurna, bukan dengan pengolesan minyak vitamin E atau sejenisnya.
"Bahkan pada wanita yang sudah menopause, penggunaan vitamin E hanya boleh diberikan di bibir bagian luar vagina. Itupun dengan risiko terjadinya dermatitis dan iritasi pada vagina," tuturnya lagi.
Di sisi lain, penulis sejumlah buku tentang kesehatan wanita ini mengatakan konsumsi vitamin E biasanya dilakukan wanita untuk menjaga kesehatan kulit. Meski tak dilarang, ia mengatakan hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung pernyataan tersebut.
"Bagi mereka yang mengonsumsinya, silakan diteruskan karena saya tidak melarang. Namun sekali lagi, konsumsi vitamin atau suplemen yang berlebihan justru tidak bagi tubuh dan hanya akan terbuang sia-sia," tutupnya.
Baca juga: Ingat! Susah Punya Anak, Masalah Utamanya Tak Melulu dari Pihak Istri (mrs/vit)











































