Seperti disampaikan oleh dr Meta Hanindita, SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya. Baru-baru ini ia menjelaskan bahwa infeksi virus seperti rotavirus dan adenovirus, serta bakteri salmonella seringkali menunjukkan gejala khas.
Untuk rotavirus, gejala yang muncul biasanya berupa demam, diare, mual serta muntah-muntah. Sedangkan gejala yang muncul untuk adenovirus biasanya bergantung pada lokasi di mana infeksi tersebut terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Bayi Ini Diserang Tiga Virus Sekaligus, Diduga karena Duduk di Troli
Sementara itu, kontaminasi salmonella pada produk makanan dapat mengakibatkan demam tinggi, diare, nyeri perut, serta pusing dan sakit kepala.
"Infeksi salmonella juga sering menimbulkan gejala pada kulit seperti kulit terasa gatal dan timbul bercak-bercak kemerahan. Bahkan pasien bisa juga sampai kehilangan kesadaran," tuturnya.
Saat bayi sudah menunjukkan gejala diare, jika anak tak mau minum perlu diwaspadai karena risiko berikutnya anak bisa lemas karena dehidrasi. Pada bayi, kondisi ini seringkali membuatnya lemas dan menjadi malas menyusu.
Baru-baru ini di Queensland, Australia terjadi kasus di mana seorang bayi bernama Logan (10 bulan) terinfeksi oleh rotavirus, adenovirus dan salmonella.
Menurut dokter setempat, virus ini diduga datang dari pegangan troli tempat Logan duduk saat menemani ibunya, Vivienne Wardrop, berbelanja. Gejala yang ia alami yakni muntah-muntah, demam tinggi dan dehidrasi.
Baca juga: Tentang Virus yang Menyerang Bayi dari Fasilitas Umum, Ini Kata Dokter
(ajg/up)











































