Peneliti dari University of Queensland, Australia, Grace Branjerporn, menyebutkan bahwa kesehatan gigi dan mulut tanpa disadari sangat berkaitan dengan kehidupan seksual seseorang.
Individu yang berada dalam hubungan saling percaya dan penuh kasih sayang lebih mungkin untuk memiliki kesehatan mulut yang lebih baik, dibandingkan dengan mereka yang tidak memilikinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada dasarnya, mereka yang memiliki kehidupan seksual bahagia cenderung lebih memedulikan penampilannya. Termasuk dalam urusan kesehatan gigi. Kami bahkan terkejut dengan hasil betapa berpengaruhnya keintiman pasangan dengan kesehatan gigi mereka," ujar Branjerdporn, seperti dikutip dari ABC Australia.
Ia dan rekan-rekannya menjelaskan bahwa pasangan yang secara emosional tak terpenuhi kebutuhan seksualnya cenderung enggan merawat diri. Termasuk enggan untuk pergi ke dokter gigi secara teratur.
"Studi ini menemukan bahwa orang-orang yang tak memiliki keintiman emosional, atau hubungan percintaan yang tak pasti, lebih berisiko untuk mengalami gangguan kesehatan gigi dan mulut," tambah Branjerdporn.
Selain itu, orang-orang ini juga cenderung memiliki masalah dengan kehidupan psikisnya. Termasuk memiliki tidak mudah percaya dengan orang lain dan menghindari mencari dukungan.
Baca juga: Bila Tak Timbulkan Masalah, Apakah Gigi Bungsu Harus Dicabut?
(ajg/vit)











































