10 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bikin Anda Sering Pergi Ke Dokter Gigi (2)

10 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bikin Anda Sering Pergi Ke Dokter Gigi (2)

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Rabu, 14 Des 2016 09:01 WIB
10 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bikin Anda Sering Pergi Ke Dokter Gigi (2)
Foto: thinkstock
Jakarta - Berkunjung ke dokter gigi karena sakit gigi bisa jadi bukan hal yang menyenangkan. Nah, 10 makanan dan minuman ini bisa jadi penyebab kunjungan ke dokter gigi Anda bertambah.

dr Peter Alldritt dari Australian Dental Association menyebut kue, es krim hingga minuman ringan merupakan penyebab utama kerusakan pada gigi. Nah, pada bagian pertama lalu, ia sudah menjelaskan ada hal-hal lain yang juga bisa merusak gigi, antara lain buah kering, es batu hingga keripik kentang.

Pada bagian kedua kali ini, dr Alldritt menambahkan 5 lagi makanan dan minuman yang dapat merusak gigi, dan menambahkan kunjungan Anda ke dokter gigi. Apa saja?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: 10 Makanan dan Minuman Ini Bisa Bikin Anda Sering Pergi Ke Dokter Gigi (1)

1. Minuman olahraga

Foto: Thinkstock
Tak hanya minuman bersoda, minuman olahraga pun juga berisiko merusak gigi. Minuman olahraga diketahui memiliki tingkat keasaman yang tinggi dan dapat membuat enamel gigi keropos.

Selain itu, minuman olahraga juga diketahui memiliki kandungan gula yang tinggi sebagai pengganti kalori yang hilang saat olahraga.

2. Wafer cokelat

Foto: thinkstock
Wafer cokelat dengan butiran kacang dan terbuat dari gandum bisa menjadi makanan ringan penunda lapar. Namun dr Alldritt mengatakan wafer cokelat bisa membuat Anda jadi sering ke dokter gigi.

Alasannya, tak lain dan tak bukan adalah tingginya kandungan gula yang ada pada wafer ini.

3. Wine

Foto: GettyImages/Pinterest
Wine atau anggur merupakan minuman beralkohol, yang tentu saja memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Seperti juga minuman soda dan minuman berenergi, tingkat keasaman yang tinggi mempercepat pengeroposan gigi.

Di sisi lain, anggur merah maupun putih juga membuat tubuh lebih mudah dehidrasi. Hal ini membuat mulut sering terasa kering dan meningkatkan risiko gigi bolong.

4. Yoghurt rendah lemak

Foto: thinkstock
Yoghurt rendah lemak populer sebagai makanan penutup dan disebut dapat mencegah kegemukan. Faktanya, produk ini malah memiliki kandungan gula yang tinggi dan bisa merusak gigi.

dr Alldritt menyebut tanpa tambahan gula yang banyak, tidak mungkin orang akan makan yoghurt rendah lemak. Oleh karena itu, ia menganjurkan agar yoghurt yang dikonsumsi adalah yoghurt normal.

5. Air minum botolan

Foto: Thinkstock
Air minum botolan atau air minum dalam kemasan memang tidak secara langsung merusak gigi. Meski begitu menurut dr Alldritt, akan lebih baik Anda memiliki untuk memasak air dari sumur atau air tanah.

Air tanah mengandung flouride, mineral yang berfungsi untuk menjaga kekuatan gigi. Dengan kata lain mengonsumsi air minum dalam kemasan mengurangi kesempatan Anda mendapatkan tambahan flouride yang baik untuk gigi.

Halaman 2 dari 6
Tak hanya minuman bersoda, minuman olahraga pun juga berisiko merusak gigi. Minuman olahraga diketahui memiliki tingkat keasaman yang tinggi dan dapat membuat enamel gigi keropos.

Selain itu, minuman olahraga juga diketahui memiliki kandungan gula yang tinggi sebagai pengganti kalori yang hilang saat olahraga.

Wafer cokelat dengan butiran kacang dan terbuat dari gandum bisa menjadi makanan ringan penunda lapar. Namun dr Alldritt mengatakan wafer cokelat bisa membuat Anda jadi sering ke dokter gigi.

Alasannya, tak lain dan tak bukan adalah tingginya kandungan gula yang ada pada wafer ini.

Wine atau anggur merupakan minuman beralkohol, yang tentu saja memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Seperti juga minuman soda dan minuman berenergi, tingkat keasaman yang tinggi mempercepat pengeroposan gigi.

Di sisi lain, anggur merah maupun putih juga membuat tubuh lebih mudah dehidrasi. Hal ini membuat mulut sering terasa kering dan meningkatkan risiko gigi bolong.

Yoghurt rendah lemak populer sebagai makanan penutup dan disebut dapat mencegah kegemukan. Faktanya, produk ini malah memiliki kandungan gula yang tinggi dan bisa merusak gigi.

dr Alldritt menyebut tanpa tambahan gula yang banyak, tidak mungkin orang akan makan yoghurt rendah lemak. Oleh karena itu, ia menganjurkan agar yoghurt yang dikonsumsi adalah yoghurt normal.

Air minum botolan atau air minum dalam kemasan memang tidak secara langsung merusak gigi. Meski begitu menurut dr Alldritt, akan lebih baik Anda memiliki untuk memasak air dari sumur atau air tanah.

Air tanah mengandung flouride, mineral yang berfungsi untuk menjaga kekuatan gigi. Dengan kata lain mengonsumsi air minum dalam kemasan mengurangi kesempatan Anda mendapatkan tambahan flouride yang baik untuk gigi.

(mrs/vit)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads