detikhealth

Pasutri Sudah Siap Punya Anak Atau Belum, Apa Saja Tandanya?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Selasa, 10/01/2017 09:04 WIB
Pasutri Sudah Siap Punya Anak Atau Belum, Apa Saja Tandanya?Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Berkeinginan memiliki momongan pasca menikah umum dialami pasangan suami istri (pasutri). Namun perlu diingat, siap tidaknya seseorang memiliki momongan tergantung dari masing-masing orang.

Nah, secara psikis, bisakah terlihat tanda-tanda ketika seseorang sudah siap punya anak? Psikolog klinis dewasa dari Tiga Generasi, Sri Juwita Kusumawardhani MPsi., Psikolog mengatakan tanda-tanda psikis siap tidaknya seseorang memiliki anak tentunya tidak terlihat secara langsung di fisik seseorang.

"Namun dapat dilihat dari perilakunya. Misalnya saja dia bersedia melakukan pengorbanan untuk orang lain, dan mampu mengurus diri sendiri dan orang lain," kata wanita yang akrab disapa Wita ini saat berbincang dengan detikHealth baru-baru ini.

Kemudian, tanda lainnya yakni yang bersangkutan mencintai diri sendiri atau sedang berusaha mencintai diri sendiri. Dikatakan Wita, jika orang tersebut masih memiliki banyak isu masa lalu, hal inilah yang bisa menjadi akar kekerasan kepada anaknya kelak.

"Ingat, kekerasan bukan hanya secara fisik, tapi juga bisa dilakukan secara emosional, verbal, atau bahkan dalam bentuk pengabaian," tegas wanita yang juga praktik di Klinik Psikologi Terapan UI ini.

Baca juga: Menyoal Wajar Tidaknya Saat Wanita Menikah dengan Pria yang Jauh Lebih Tua

Nah, tanda lain yang bisa menunjukkan kesiapan seseorang memiliki anak ialah dia mampu bertanggung jawab. Tanggung jawab ini, kata Wita, bukan hanya secara finansial tapi juga perilaku. Wita mencontohkan ketika seseorang punya pekerjaan mapan bahkan kaya, namun suka mabuk-mabukan itu berarti dia belum bisa bertanggung jawab.

Begitu juga ketika dia masih bersikap kasar kepada diri sendiri atau orang lain, maka yang bersangkutan belum bisa bertanggung jawab. Tanda kesiapan memiliki anak selanjutnya yakni dia terbuka akan pembelajaran dan perubahan kemudian, keinginan memiliki anak jauh lebih besar dari ketakutannya.

"Penting pula diingat belum tentu orang yang sudah menikah pasti siap punya anak. Karena menikah dan punya anak adalah dua hal yang berbeda. Menikah idealnya melibatkan dua orang dewasa yang mampu saling mengurus, saling bertanggung jawab, dan saling bertoleransi. Sedangkan, menjadi orang tua artinya kita dituntut untuk menjadi pihak yang mengurus, merawat, dan melindungi bayi yang lemah. Tidak semua orang siap untuk mengemban tanggung jawab sebesar itu," papar Wita.

Baca juga: Studi: Pria dan Wanita Menikah Jantungnya Lebih Sehat Daripada yang Lajang

(rdn/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close