detikhealth

Agar Tes Kehamilan Lebih Akurat, Yuk USG ke Dokter!

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Senin, 06/02/2017 18:30 WIB
Agar Tes Kehamilan Lebih Akurat, Yuk USG ke Dokter!Foto: thinkstock
Jakarta, Untuk mengetahui apakah Anda sedang hamil atau tidak, tes yang sangat populer dilakukan umumnya adalah dengan testpack. Namun agar lebih akurat, baiknya lakukan cek darah dan USG ke dokter.

Demikian disampaikan oleh dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG, dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, saat berbincang dengan detikHealth baru-baru ini. Menurut dr Erza, testpack umumnya memiliki batas 'pembacaan' kadar HcG, sehingga bisa keliru.

Sifat metode pemeriksaan kehamilan melalui testpack adalah semi-kuantitatif, yakni dengan mengukur kadar BHcG dalam air kencing. Disebut semi kuantitatif karena hasil akhirnya biasanya berupa positif hamil (dua garis) dan negatif (satu garis), walaupun sebenarnya nilai negatif dan positif adalah suatu rentangan atau range kadar BHcG yang mampu dideteksi oleh alat tersebut.

Baca juga: 6 Penyebab Munculnya Hasil 'Positif Palsu' di Testpack

Sementara pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan HcG pada darah disebut HcG kuantitatif. Hasilnya berupa nominal yang dapat dikonversikan. Misalnya pada kehamilan minggu ketiga, akan tertulis hasil bahwa kadar HcG masih kurang 5 dari mIU/ml. Pada waktu ini umumnya pemeriksaan dengan testpack akan menunjukkan hasil negatif karena masih rendah.

Sementara pada minggu keenam, kadar HcG meningkat menjadi sekitar 1.100 sampai 56.600 mIU/ml, sehingga sebagian besar jika benar hamil akan terdeteksi positif oleh testpack. Agar lebih akurat mendeteksi kehamilan, dr Erza pun menganjurkan wanita untuk melakukan USG ke dokter, bisa dengan USG transabdominal dan USG transvaginal.

USG transabdominal dilakukan di dinding perut, sementara USG transvaginal dilakukan melalui vagina. Dibandingkan USG abdominal, dr Erza menyebutkan bahwa USG transvaginal lebih akurat.

Agar Tes Kehamilan Lebih Akurat, Yuk USG ke Dokter!Foto: thinkstock


"USG transabdominal mempunyai keterbatasan untuk mendeteksi ada atau tidaknya kantong kehamilan pada awal kehamilan. Sementara dengan menggunakan USG transvaginal kantong kehamilan, isi di dalamnya, bahkan detak jantung janin dapat terdeteksi di usia kehamilan 4-5 minggu. Di bawah 4-5 minggu, mungkin sulit sekali melihat isi di dalam kantong kehamilan," tutur dr Erza.

Selain usia kehamilan, dr Erza menambahkan bahwa pengalaman operator, kualitas gambar mesin USG dan keadaan anatomi pasien juga turut menentukan hasil pemeriksaan. "Kombinasi USG transvaginal dan tes HcG darah lebih akurat dibandingkan menggunakan hanya HcG dari urine saja. Namun untuk masalah praktis dan biaya, biasanya HcG urine memang jadi pilihan," imbuhnya.(ajg/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit