Menurut Lina Akopians, MD, PhD dari Southern California Reproductive Center, umumnya sedikit atau banyaknya darah haid bergantung pada kondisi hormon wanita. Namun ada pula hal-hal lain yang bisa memengaruhinya.
Seperti dirangkum detikHealth dari Prevention, berikut 5 penyebab darah haid menjadi lebih sedikit dari biasanya:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Hamil
|
Foto: Thinkstock / iStock
|
Pakar kesuburan wanita dari Colorado Center for Reproductive Medicine, New York, Janet Choi, MD, menjelaskan bahwa setelah hamil wanita seringkali mengalami pendarahan atau flek, yang bisa saja dikira sebagai darah haid.
Inilah penyebabnya mengapa ada beberapa wanita yang tidak tahu dirinya sedang hamil, bahkan sampai memasuki usia kehamilan 9 bulan. Choi menjelaskan, keluarnya darah seperti haid yang sedikit atau flek pada wanita juga bisa menjadi pertanda kehamilan ektopik, yakni ketika sel telur yang telah dibuahi menempel di tempat lain selain rahim. Jika Anda ragu, lakukan tes kehamilan atau konsultasi ke dokter.
2. Naik atau turun berat badan secara ekstrem
|
Foto: Thinkstock
|
Menurut Akopians, ketika komponen tubuh mengalami perubahan, dalam hal ini berat badan, maka tubuh akan beradaptasi salah satunya dengan mengurangi darah haid. "Mungkin ini merupakan tanda keseimbangan tubuh tengah terganggu," imbuh Akopians.
Jika Anda mengalaminya, ia menyarankan untuk menerapkan diet sehat seimbang. Jangan lupa untuk tetap mengonsumsi asupan yang kaya akan protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin agar keseimbangan komponen dan metabolisme tubuh tetap terjaga.
3. Stres berat
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Ketika Anda sedang stres, jadwal haid biasanya akan menjadi berantakan, entah menjadi lebih maju atau bahkan jadi terlambat. Jika sudah haid pun, Anda berisiko mengalami perubahan volume, yakni menjadi lebih sedikit atau malah berlipat-lipat kali menjadi lebih banyak.
4. Efek kontrasepsi
|
Foto: thinkstock
|
5. Pertambahan usia
|
Foto: thinkstock
|
Seiring pertambahan usia, darah haid wanita juga biasanya akan semakin sedikit. Choi mencontohkan, jumlah darah haid yang keluar ketika seorang wanita berusia 20 tahun dan 40 tahun, kemungkinan akan berbeda. Di mana saat wanita semakin tua, umumnya darah haid yang keluar akan menjadi lebih sedikit.
Baca juga: 5 Warna Darah Haid dan Artinya bagi Kondisi Kesehatan
Halaman 2 dari 6











































