Jakarta -
Tak sekadar menjadi salah satu bagian tubuh biasa pada wanita, puting pada payudara juga memiliki fakta-fakta unik. Mulai dari bisa membesar, bahkan juga bisa mengalami 'orgasme'.
Nah, apa saja fakta-fakta menarik lainnya? Berikut daftarnya, seperti dirangkum detikHealth pada Senin (27/2/2017):
Baca juga: Dianggap Menggairahkan, Tapi Hal-hal Ini Justru Bikin Istri Terganggu (1)
1. Dapat membesar beberapa sentimeter
Foto: Thinkstock
|
Ya, tak sekadar berukuran itu-itu saja. Puting dan areola pada payudara wanita dapat membesar. Sebaliknya, bagian tubuh ini juga bisa mengecil. Kedua kondisi ini normal terjadi dan bukan menjadi pertanda sesuatu yang buruk. Demikian disampaikan oleh ahli kesehatan kandungan dan kebidanan sekaligus penulis 'V for Vagina', Alyssa Dweck, MD.Perubahan ukuran ini umumnya terjadi akibat faktor hormonal, salah satunya ketika seorang wanita tengah hamil. Penambahan berat badan secara ekstrem juga bisa menimbulkan kondisi ini.
2. Terdiri dari berbagai warna
Foto: Thinkstock
|
Ada yang berwarna cokelat muda, cokelat tua atau bahkan kemerahan, puting payudara wanita terdiri dari berbagai macam warna. Kondisi ini terjadi karena faktor pigmen kulit, yang biasanya dipengaruhi oleh latar belakang etnis dan ras wanita tersebut.Selain itu, perubahan warna pada puting juga bisa terjadi akibat faktor hormonal, yakni ketika masa kehamilan. Perubahan ini umumnya bersifat permanen.
3. Salah satu zona sensitif tubuh wanita
Foto: Thinkstock
|
Payudara merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang sensitif, terutama di area puting. Ini karena puting memiliki saraf yang membuatnya menjadi peka. Kerrie Grow McLean, terapis seks dari Berman Center Chicago menjelaskan, makin lama bagian seputaran puting dirangsang, makin intens sensasi yang dirasakan ketika akhirnya puting disentuh.Sebuah studi dari Journal of Sexual Medicine juga menjelaskan hal serupa. Berdasarkan hasil pemeriksaan MRI, ditemukan bahwa ketika puting dirangsang, pusat kesenangan di dalam otak aktif dengan efek yang sama ketika terjadi stimulasi pada klitoris.
4. Bisa 'orgasme'
Foto: thinkstock
|
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine juga menunjukkan bahwa kaitan antara stimulasi puting dan pusat kesenangan otak meningkatkan peluang wanita mengalami orgasme. Dengan kata lain, stimulasi pada puting payudara juga bisa membuat wanita orgasme. Namun demikian, peneliti memperkirakan jumlah wanita yang mengalami hal ini mungkin tidak banyak.
5. Berjuang 'ekstra' di fase menyusui
Foto: iStock
|
Saat menyusui, puting pada payudara wanita tentu memegang peranan penting. Pada fase ini, puting juga harus berjuang 'esktra' dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Mulai dari rasa nyeri akibat payudara yang membengkak, tampak retak, dan bahkan berdarah."Kondisi ini membuat payudara menjadi menjadi lebih kuat. Secara umum hal-hal ini bisa sembuh dengan sendirinya, namun jika kondisinya mulai mengkhawatirkan sebaiknya jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter," imbuh Dweck.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Tentang Klitoris Wanita
Ya, tak sekadar berukuran itu-itu saja. Puting dan areola pada payudara wanita dapat membesar. Sebaliknya, bagian tubuh ini juga bisa mengecil. Kedua kondisi ini normal terjadi dan bukan menjadi pertanda sesuatu yang buruk. Demikian disampaikan oleh ahli kesehatan kandungan dan kebidanan sekaligus penulis 'V for Vagina', Alyssa Dweck, MD.
Perubahan ukuran ini umumnya terjadi akibat faktor hormonal, salah satunya ketika seorang wanita tengah hamil. Penambahan berat badan secara ekstrem juga bisa menimbulkan kondisi ini.
Ada yang berwarna cokelat muda, cokelat tua atau bahkan kemerahan, puting payudara wanita terdiri dari berbagai macam warna. Kondisi ini terjadi karena faktor pigmen kulit, yang biasanya dipengaruhi oleh latar belakang etnis dan ras wanita tersebut.
Selain itu, perubahan warna pada puting juga bisa terjadi akibat faktor hormonal, yakni ketika masa kehamilan. Perubahan ini umumnya bersifat permanen.
Payudara merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang sensitif, terutama di area puting. Ini karena puting memiliki saraf yang membuatnya menjadi peka. Kerrie Grow McLean, terapis seks dari Berman Center Chicago menjelaskan, makin lama bagian seputaran puting dirangsang, makin intens sensasi yang dirasakan ketika akhirnya puting disentuh.
Sebuah studi dari Journal of Sexual Medicine juga menjelaskan hal serupa. Berdasarkan hasil pemeriksaan MRI, ditemukan bahwa ketika puting dirangsang, pusat kesenangan di dalam otak aktif dengan efek yang sama ketika terjadi stimulasi pada klitoris.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine juga menunjukkan bahwa kaitan antara stimulasi puting dan pusat kesenangan otak meningkatkan peluang wanita mengalami orgasme. Dengan kata lain, stimulasi pada puting payudara juga bisa membuat wanita orgasme. Namun demikian, peneliti memperkirakan jumlah wanita yang mengalami hal ini mungkin tidak banyak.
Saat menyusui, puting pada payudara wanita tentu memegang peranan penting. Pada fase ini, puting juga harus berjuang 'esktra' dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Mulai dari rasa nyeri akibat payudara yang membengkak, tampak retak, dan bahkan berdarah.
"Kondisi ini membuat payudara menjadi menjadi lebih kuat. Secara umum hal-hal ini bisa sembuh dengan sendirinya, namun jika kondisinya mulai mengkhawatirkan sebaiknya jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter," imbuh Dweck.
Baca juga: 5 Fakta Menarik Tentang Klitoris Wanita
(ajg/up)