Aneka Tantangan di Medsos Ini Bisa Bikin Remaja Celaka

Aneka Tantangan di Medsos Ini Bisa Bikin Remaja Celaka

Nurvita Indarini - detikHealth
Jumat, 03 Mar 2017 09:05 WIB
Aneka Tantangan di Medsos Ini Bisa Bikin Remaja Celaka
Foto: thinkstock
Jakarta - Hai para remaja, mungki Kamu sering melihat ada tantangan di media sosial yang tampaknya seru. Sebelum ikut melakukannya, pertimbangkan keamanannya ya. Sebab ada beberapa tantangan yang bisa membuat celaka jika dilakukan sembarangan.

Psikolog Wikan Putri Larasati, MPsi, Psikolog dari Biro Psikologi Castra Tangerang beberapa waktu lalu juga megingatkan untuk berpikir panjang lebih dulu sebelum melakukan sesuatu, termasuk yang disebarluaskan di dunia maya. Ketimbang sekadar ikuti tren, lebih baik melakukan sesuatu yang jaub lebih bermanfaat ya.

Dirangkum detikHealth, berikut ini beberapa tantangan di media sosial yang bisa berbahaya jika dilakukan sembarangan alias tidak berhati-hati:

1. Condom Challenge

Foto: Kim mengatakan, ia diberitahu bahwa kondom termasuk materi pornografi di Indonesia. (Foto: pederk, iStockphoto via Australia Plus)
Condom Challenge dilakukan dengan menjatuhkan kondom yang diisi air ke kepala seseorang. Niatnya sih untuk menunjukkan betapa kuatnya latex, bahan pembuat kondom.

Meski demikian, ada risiko di balik tren ini. Kondom latex tidak pecah melainkan melar sehingga melingkupi wajah, dikombinasikan dengan berat air yang mengisinya, bisa membuat seseorang tercekik sehingga tidak bisa bernapas.

Baca juga: Sedang Ngehits di Medsos, Condom Challenge untuk Promosikan Seks Aman


2. Salt and Ice Challenge

Foto: Thinkstock
Ini merupakan tantangan dengan menaburkan garam di kulit lalu menekannya dengan es. Siapa yang lebih lama menekan es ke kulit, dialah pemenangnya. Karena menganggap siapa yang bisa menyelesaikan tantangan itu adalah yang terhebat, tantangan ini banyak dilakukan dibagikan di jejaring sosial.

Hati-hati, kegiatan ini bukan tanpa risiko lho. garam menyebabkan es menjadi lebih dingin dan menyerap panas dari sel-sel di sekitarnya. Reaksi yang timbul mirip dengan radang dingin dan dapat menyebabkan luka bakar derajat kedua atau ketiga.

Baca juga: Main Salt and Ice Challenge, Paha Remaja 14 Tahun Ini Alami Luka Bakar

3. Choking Game

Foto: ilustrasi/thinkstock
Choking game disebut-sebut sebagai cara 'giting tanpa obat'. Game ini membuat pelakunya merasakan euforia oksigen yang mengalir ke otak selepas dicekik beberapa saat.

Permainan ini sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Akan tetapi beberapa waktu lalu menjadi viral karena pelakunya merekam diri mereka sendiri dan mengunggah videonya ke situs media sosial. Terpancing klaim euforia yang mengada-ada, akhirnya beberapa remaja mempraktikkannya.

Akibat mengikuti tren permainan ini, seorang remaja berusia 13 tahun asal Brisbane, Australia, meninggal dunia. Dia meninggal dengan tubuh membiru akibat kehabisan napas.

Baca juga: Jangan Tiru! Remaja Ini Tewas Setelah Ikuti Tren Choking Game


4. Tantangan Pakai 100 Baju

Foto: ilustrasi/thinkstock
#100layersofclothes merupakan 'identitas' remaja yang telah melakukan tantangan mengenakan 100 baju sekaligus. Tapi hati-hati kegiatan ini bisa membuat yang melakukannya kesusahan menanggalkan pakaian-pakaiannya lantaran kesempitan.

Seorang remaja bernama Andrea yang melakukan tantangan ini bahkan jadi histeris karena tidak berhasil melepaskan pakaian-pakaiannya.

Hati-hati melakukan tantangan ini, karena mengenakan pakaian berlapis-lapis sembari melakukan banyak aktivitas fisik yang memicu keluarnya keringat bisa mengakibatkan heat injuries. Heat injuries ini bisa membuat seseorang pingsan ketika mengalaminya, dan bahkan bisa berakibat fatal, seperti kematian.

Baca juga: Lakukan Tantangan Pakai 100 Baju, Remaja Ini Histeris Saat Tak Bisa Melepasnya

Halaman 6 dari 5
(vit/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads