Baru-baru ini sebuah penelitian mengungkap kacang kenari diklaim dapat mengatasi kemandulan pria. Benarkah demikian?
Sebabnya, kacang kenari dapat mengurangi peroksidasi lipid, proses yang dapat merusak membran sel sperma. Mayoritas 'bahan dasar' dari membran sel ini adalah polyunsaturated fatty acids (asam lemak tak jenuh jamak).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu ons kacang kenari saja diketahui mengandung 13 gram polyunsaturated fatty acids atau 18 gram dari jumlah total lemak yang dikandungnya.
Tim peneliti dari University of Delaware yang menemukan fakta ini mengaku telah mengujicobakan khasiat kacang kenari ini kepada dua kelompok tikus pejantan: tikus sehat dan tikus yang dimodifikasi agar mandul.
Kemudian masing-masing diberi makan kenari dan diberi makan makanan biasa selama 9-11 minggu, lantas dibandingkan dampaknya.
Baca juga: Segenggam Kacang Mampu Jauhkan Anda dari Risiko Semua Penyakit Kronis
Terbukti terjadi peningkatan motilitas (kecepatan gerak) dan morfologi (bentuk) sperma pada tikus yang mengonsumsi kacang kenari dari 20 persen kalori hariannya atau setara dengan 2,5 ons perhari bagi manusia.
Menariknya, tikus yang mandul pun juga memperlihatkan perbaikan morfologi spermanya dan pada kedua kelompok terjadi penurunan kerusakan peroksidatif yang signifikan.
"Tetapi kami masih membutuhkan penggalian lebih lanjut untuk memastikan kandungan spesifik dari kacang kenari yang berkontribusi langsung terhadap kesuburan ini," kata ketua tim peneliti, Dr Patricia Martin-DeLeon seperti dilaporkan Men's Fitness.
Baca juga: Berisiko Diabetes? Cegah Kemunculan Penyakit dengan Biji Kenari (lll/vit)











































