detikhealth

Ini yang Perlu Dilakukan Saat Pasien Epilepsi Kejang-kejang

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Selasa, 18/04/2017 07:34 WIB
Ini yang Perlu Dilakukan Saat Pasien Epilepsi Kejang-kejangFoto: thinkstock
Jakarta, Serangan kejang pada pasien epilepsi bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Saat mengalami serangan, pasien epilepsi kehilangan kesadaran sehingga tidak mampu membantu dirinya sendiri.

Menanggapi hal ini, Prof Dr Zainal Muttaqin SpBS PhD dari RS Dr Kariadi mengatakan seseorang harus menemani orang dengan epilepsi (ODE) saat mengalami kejang-kajang. Sebab, pada prinsipnya serangan kejang bisa berhenti begitu saja.

"Ditemani di situ saja karena pasien epilepsi itu setelah kejang bisa bangun, kembali akivitas normal lagi," ucap Prof Zainal saat ditemui detikHealth baru-baru ini.

Baca juga: Ini Sebabnya Kejang Epilepsi Lebih Rentan Terjadi Saat Tidur

"Di Jepang atau Amerika ada papan pengumuman di taman kota kalau ada orang kejang epilepsi jangan dibawa ke rumah sakit atau panggil ambulans karena pasien bisa bangun sendiri," sambung pria berumur 60 tahun ini.

Nah, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah membuka kancing baju atau melonggarkannya. Hal itu dilakukan agar ODE tidak mengalami risiko sesak napas.

"Sedangkan kalau air liurnya keluar banyak tolong dibersihin karena itu kan jalan napasnya. Intinya tetap temani dia di situ hingga sadar," pungkas Prof Zainal.

Namun, Anda bisa melakukan panggilan darurat untuk ke rumah sakit jika ODE mengalami serangan kejang lebih dari lima menit.

Kejang demam, sama nggak sih dengan epilepsi? Simak dalam video Bincang Sehat berikut ini:




Baca juga: Kejang Epilepsi Bisa Jadi Gejala Awal Tumor Otak

(rdn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close