Berkaitan dengan hal tersebut studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di Rutgers University-New Brunswick, Amerika Serikat, melihat faktanya sama saja. Tidak ada perbedaan dari air dingin atau air panas ketika dipakai untuk cuci tangan.
Baca juga: Sudahkah Anda Rutin Cuci Tangan Pakai Sabun?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya dari tiga air yang bersuhu beda-beda tersebut tidak ditemukan ada perbedaan berarti dari jumlah bakteri yang berhasil dihilangkan.
"Orang-orang memang harus bisa merasa nyaman ketika mereka mencuci tangannya. Tapi bila dilihat dari keefektifannya, studi ini memberitahu kita temperatur air tidak berarti," ungkap Profesor Donald Schaffner seperti dikutip dari BBC, Jumat (2/6/2017).
Peneliti mengingatkan yang terpenting agar benar-benar bersih adalah dengan memastikan seluruh permukaan tangan terkena dengan sabun. Setelah itu cuci selama kurang lebih 20 detik lalu bilas dengan air bersih.
Dengan studi ini peneliti berharap masyarakat tidak lagi terlalu memilih-milih suhu air. Selain menghemat biaya juga akan menghemat energi.
Baca juga: Berapa Lama Waktu yang Dianjurkan untuk Mencuci Tangan? Ini Kata Pakar
(fds/up)










































