detikhealth

Puas Nonton, Saatnya Main Bola Beneran!

Widiya Wiyanti - detikHealth
Minggu, 04/06/2017 05:36 WIB
Index Artikel Ini   Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 5 Next »
Puas Nonton, Saatnya Main Bola Beneran! 1 Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo merayakan golnya di Final Liga Champions (Foto: Reuters / Eddie Keogh Livepic)
Jakarta - Kemenangan Real Madrid di final Liga Champions disambut gembira para pendukungnya. Sang bintang, Cristiano Ronaldo dielu-elukan. Banyak yang rela begadang untuk menyaksikannya di televisi, sembari menyiapkan makan sahur.

Menonton sepakbola memang menyenangkan. Namun main bola betulan, tentu lebih menyehatkan. Sepakbola, bagaimanapun termasuk aktivitas fisik dengan intensitas tinggi yang melatih kebugaran.

Persoalannya, olahraga dengan intensitas tinggi membuat tubuh banyak mengeluarkan keringat. Saat puasa ketika makan dan minum dibatasi, maka main bola tidak bisa dilakukan sembarangan. Butuh pertimbangan-pertimbangan agar olahraga ini tetap menyenangkan, tidak malah memicu dehidrasi.

Laila Munaf, seorang instruktur kebugaran mengatakan bahwa sepakbola tidak termasuk olahraga yang dianjurkan saat sedang berpuasa. Kalaupun ingin melakukannya, disarankan untuk memilih waktu setelah berbuka puasa.

"Mungkin aku bisa bilang kalau futsal atau sepak bola yang paling berat, karena endurance-nya sangat dipakai dan pasti capek. Mungkin tidak dianjurkan pada saat lagi puasa," kata Laila, yang adalah co-founder pusat kebugaran Sana Studio.

Setelah berbuka, tubuh memiliki bahan bakar yang cukup untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi. Juga untuk menggantikan cairan tubuh yang keluar melalui keringat, tentunya tidak masalah jika dilakukan setelah berbuka.

Infografis: Panduan Olahraga Saat Puasa

Bagaimana dengan jenis olahraga lainnya, amankah dilakukan saat puasa Ramadan? Simak ulasannya berikut ini.
Next :
Zumba


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close