detikhealth

Anak Gemuk dan Ada Lipatan Hitam di Leher? Waspadai Risiko Ini

Widiya Wiyanti - detikHealth
Kamis, 15/06/2017 19:00 WIB
Anak Gemuk dan Ada Lipatan Hitam di Leher? Waspadai Risiko IniKurang gerak memicu kegemukan pada anak (Foto: Thinkstock)
Jakarta, Banyak anak-anak yang mengalami obesitas hingga menyebabkan beberapa masalah pada kesehatannya. Indonesia sendiri masuk dalam 10 besar obesitas terbanyak di dunia.

Menurut dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Michael Triangto, SpKO mengatakan hal seperti itu terjadi karena inaktivitas anak-anak masa kini. "Anak-anak habis pulang sekolah harus les lagi, setelah itu mereka bermain sih tapi bermainnya dengan teknologi," ujarnya.

Pada anak-anak yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas biasanya di bagian lehernya terdapat garis-garis lipatan hitam. Hal itu perlu diwaspadai karena berhubungan dengan kondisi kesehatan yang serius.

"Coba cek lehernya, kalau ada lipatan-lipatan hitam itu bukan karena mandinya ngga bersih tetapi itu ciri-ciri insulin di dalam darahnya tinggi," jelasnya kepada detikHealth saat ditemui di RPTRA Taman Kenanga, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Baca juga: Awas, Anak Jadi Rentan Kegemukan Jika Hafal Produk Makanan di TV

Ketika insulin dalam darah meningkat, maka pankreas akan bekerja lebih berat dari biasanya. Hal ini akan mengakibatkan resistensi insulin yang pada akhirnya timbul penyakit diabetes.

"Kasian kan masih kecil tapi sudah diabetes," ungkapnya.

dr Michael menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan agar dapat mencegah penyakit yang bisa timbul akibat obesitas. Kemudia ia menyarankan untuk mengajak anak bergerak agar lemak dalam tubuhnya terbakar.

"Ajak dia berlatih aktivitas fisik, jangan ngomong 'kamu latihan ya', tapi ajak dia main," imbuhnya.

Bermain adalah bentuk latihan yang sangat mungkin dilakukan oleh anak-anak. Ajak bermain permainan yang mengeluarkan keringat tetapi tetap utamakan permainan yang mereka sukai. Hindari bermain dengan gadget karena membuat anak tidak bergerak.

"Selain itu keluarga harus empati kepadanya. Buat target dengan olahraga dan diet," pungkasnya.

Baca juga: Punya TV di Kamar, Anak Berisiko Jadi Obesitas

(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit