detikhealth

Daftar Orang-orang yang Punya Risiko Kolesterol Tinggi

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Jumat, 16/06/2017 17:39 WIB
Daftar Orang-orang yang Punya Risiko Kolesterol TinggiAda orang-orang yang lebih rentan memiliki kolesterol tinggi seperti yang mengalami obesitas dan mengonsumsi obat-obatan tertentu. (Foto: Thinkstock)
Jakarta, Ada beberapa faktor yang bisa menjadi alasan kadar kolesterol seseorang menjadi tinggi. Selain obesitas dan kurangnya aktivitas fisik yang memungkinkan tubuh menyimpan banyak lemak, orang yang merokok juga dapat berisiko memiliki kolesterol yang tinggi.

"Diet yang tinggi kolesterol dan karbohidrat juga menjadi salah satu dari hal yang memicu tingginya kolesterol," ujar dr Franciscus Ari, SpPD saat ditemui detikHealth, Kamis (15/6/2017) di kawasan Kebayoran.

Di samping itu, penyakit-penyakit tertentu juga bisa meningkatkan kolesterol dalam tubuh. "Bisa saja walaupun makannya tidak tinggi kolesterol tapi resistensinya yang sulit membuat kolesterolnya mudah tinggi," tambah dokter yang merupakan salah satu lulusan terbaik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Baca Juga: Ini Yang Dirasakan Tubuh Kalau Punya Kolesterol Tinggi

Obat-obatan tertentu pun ternyata bisa menambah kadar kolesterol, "Obat-obatan tertentu, steroid ya yang jangka panjang, itu juga berbahaya. Banyak efek sampingnya tapi salah satunya peningkatan kolesterol itu," katanya.

dr Ari kembali menambahkan, orang yang menggunakan kontrasepsi khususnya pil KB juga bisa berisiko memiliki kolesterol tinggi. Sebab cara kerja KB sendiri diketahui dapat menghambat hormon estrogen. Peranan estrogen adalah sebagai pengatur kadar kolesterol dan menyeimbangkan kadar LDL dan HDL.

Baca Juga: Nyeri Kepala Sebelah Kanan Tanda Kolesterol Tinggi

Faktor genetik tertentu pun juga bisa membuat orang rentan mengalami kolesterol tinggi. Biasanya kolesterol ini didapatkan dari turunan keluarganya yang memiliki kadar kolesterol tinggi.

Untuk orang yang memiliki kolesterol tinggi karena faktor genetik, biasanya cenderung sulit untuk mengontrolnya. "Dengan obat-obatan pun dia turunnya agak tidak sebaik orang yang tanpa faktor genetik," pungkasnya.(ajg/ajg)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit