Utamanya untuk menghindari paparan dan kontaminasi dari komponen air kolam seperti urine, keringat atau feses. Menurut studi, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengungkapkan komponen ini bisa berbahaya bagi kesehatan.
Selain dapat memicu gangguan pencernaan, kontaminasi dari air kolam renang kotor (misalnya dengan tertelan), juga bisa menimbulkan risiko seperti kram perut, mual, atau muntah, dan juga dapat menyebabkan dehidrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Web MD, salah satu hal yang penting dilakukan sebelum berenang adalah membersihkan tubuh terlebih dahulu. Pergilah ke toilet untuk 'menuntaskan' buang air kecil dan membilas tubuh.
Hindari buang air kecil di dalam kolam renang, jangan lupa ajari juga anak-anak Anda tentang hal tersebut. Menjaga kebersihan fasilitas bisa dimulai dari diri sendiri.
Jika perlu, tanyakan apakah anak mau buang air kecil secara rutin. Ajak anak ke toilet jika ia mengiyakannya. Hindari justru menyuruh anak buang air kecil di dalam kolam.
Sebisa mungkin, hindari juga membuka mata di dalam air kolam. Gunakan kacamata renang jika Anda ingin berenang dengan tetap membuka mata. Yang tak kalah penting, jangan lupa untuk tidak menelan air kolam.
Menurut pakar, ini merupakan cara kontaminasi paling mudah dan paling berbahaya bagi kesehatan. Perhatikan juga kesehatan Anda sendiri, jika memang sedang sakit dan imun sedang drop, sebaiknya hindari memaksakan diri tetap pergi berenang.
Baca juga: Hii! Daftar Komponen Air Kolam Renang: Dari Urine Hingga Keringat
(ajg/up)











































