Tak Secantik Namanya, Sleeping Beauty Diet Justru Dianggap Berbahaya

Tak Secantik Namanya, Sleeping Beauty Diet Justru Dianggap Berbahaya

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Senin, 31 Jul 2017 11:39 WIB
Tak Secantik Namanya, Sleeping Beauty Diet Justru Dianggap Berbahaya
Sleeping Beauty Diet adalah metode diet yang berbahaya karena dianjurkan untuk mengonsumsi obat tidur atau penenang agar tidur selama 10 jam perhari. Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat mendengar Sleeping Beauty Diet, yang dibayangkan adalah pola makan yang 'cantik'. Nyatanya, diet ini justru berbahaya dan sangat tidak dianjurkan.

Seperti disebutkan pakar nutrisi Real Nutrition NYC, Amy Shapiro, diet ini termasuk dalam kategori diet yang tidak boleh dilakukan. Ini karena metode yang dilakukan terlalu ekstrem dan bisa membahayakan kesehatan.

Dalam metode ini, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi obat tidur atau obat penenang setidaknya 10 jam sehari. Ini supaya Anda tidur terus-terusan seharian dan menghindari makan. Demikian dilaporkan oleh Metro UK. Mereka yang menerapkan diet ini juga sangat membatasi asupan kalori di siang hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Mengintip Rahasia Tubuh Ramping dan Berotot si Demonstran Cantik

"Menyalahgunakan obat untuk menghindari makanan adalah cara yang tidak sehat untuk menurunkan berat badan. Apalagi Anda sengaja 'dibuat' tidur agar tidak makan dan olahraga berlebihan saat sedang bangun, ini berbahaya bagi kesehatan," ujar Shapiro, dikutip dari Women's Health Mag.

Menurut Shapiro, konsumsi obat tidur sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan. Tetap diperlukan perawatan dan pengawasan dari dokter. Jika dilakukan sembarangan, dikhawatirkan metabolisme tubuh secara keseluruhan bisa terganggu.

Baca juga: Contohlah Carrie Underwood, Punya Perut Rata Tanpa Harus Jadi 'Gym Rat'

American College of Physicians juga pernah menuturkan bahwa terapi perilaku kognitif harus menjadi pengobatan lini pertama untuk insomnia, bukan konsumsi obat tidur. Selain mengganggu jam makan, sembarangan minum obat tidur berlebihan juga bisa memicu kantuk berlebihan.

Shapiro menambahkan, untuk menurunkan berat badan Anda tetap memerlukan pola tidur yang juga seimbang, cukup dan tidak berlebihan. Jika tidak, usaha diet Anda bisa menjadi gagal.

Baca juga: Dampak Jangka Panjang Diet Rendah Karbohidrat Terhadap Kesehatan
(ajg/mrs)

Berita Terkait