detikhealth

Marak Peredaran Obat Keras secara Online, Ini Langkah BPOM

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Jumat, 11/08/2017 06:59 WIB
Marak Peredaran Obat Keras secara Online, Ini Langkah BPOMFoto: 20detik
Jakarta, Obat-obatan merupakan barang yang paling rentan disalahgunakan seseorang, termasuk obat dengan resep dokter. Baru-baru ini, aktor Tora Sudiro ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti 30 butir obat Dumolit. Obat tersebut dikatakan dr Andri SpKJ dari RS OMNI Alam Sutera sudah jarang dijual di apotik atau di rumah sakit sehingga banyak beredar secara online.

Sementara itu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat ada 118 situs yang menjual obat keras, termasuk obat penenang. Sebanyak 98 di antaranya telah dibokir.

Terkait hal ini, kepala BPOM, Dr Ir Penny Kusumastuti Lukito, MCP mengatakan bahwa seharusnya ada regulasi khusus mengenai penjualan obat dan makanan melalui online. Namun, menurutnya regulasi ini masih direncanakan dalam proses.

"Harusnya ada regulasi khusus di BPOM agar bisa melakukan tidakan dan sanksi oleh keminfo. Tapi ini lagi diproses," ucap Penny saat dijumpai detikHealth di acara 'Pemberantasan Penyalahgunaan Obat' oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan di Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).

Baca juga: BPOM Akan Intensifkan Pengawasan Peredaran Dumolid




Selain itu, BPOM juga akan membentuk deputi terkait penjualan online. Di mana deputi tersebut terbagi menjadi empat direksi, yaitu direksi tindakan, intelijen, penyelidikan dan siber.

"Direksi pencegahan, intelijen itu untuk data bahan baku dan produk impor. Direksi penyelidikan dan tentu siber untuk masalah online ini," imbuh wanita kelahiran Jakarta ini.

Lantas, regulasi seperti apa yang biasa dilakukan oleh BPOM? Menurut Penny, pada dasarnya regulasi yang dilakukan BPOM sudah sesuai aturan. Di mana dimulai dari pendataan bahan produk, kemudian data proses dan data lokasi distribusi.

Baca juga: Kerja Bersama Kominfo, BPOM Blokir 98 Situs Penjual Obat Ilegal

(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit