detikhealth

Hati-hati! Kanker yang Dinyatakan Hilang Bisa 'Kambuh' Lagi

Widiya Wiyanti - detikHealth
Jumat, 11/08/2017 20:05 WIB
Hati-hati! Kanker yang Dinyatakan Hilang Bisa Kambuh LagiPeluang kanker untuk kambuh bisa saja terjadi karena pola hidup yang kurang sehat. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Kanker merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian, dan penyakit ini masih menjadi masalah di Indonesia. Sebut saja kanker serviks, kanker payudara, kanker paru, maupun kanker nasofaring.

Pasien yang mulai melakukan terapi saat stadium awal memilki kesempatan pulih 70 persen, sedangkan yang mulai terapi saat stadium sudah lanjut kesempatan pulihnya hanya 30 persen.

Kanker bisa dinyatakan menghilang apabila pasien mengikuti pengobatan dengan benar. Namun jangan terburu-buru senang dan mengklaim penyakit itu tidak akan datang lagi.

Baca juga: Yuk Hidup 'CERDIK' untuk Cegah Kanker Kepala Leher

"Sesudah kemoradiasi atau terapinya selesai, dianggap complete respone.. di-CT Scan dan MRI (Magnetic Resonance Imaging) bersih hasilnya bagus, jangan berpuas diri," ujar dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT), dr Marlinda Adham, SpTHT-KL(K), PhD dalam acara Perayaan Hari Kanker Kepala Leher Sedunia di Aula Departemen Radioterapi RS Cipto Mangunkusumo baru-baru ini.

Menurut dokter yang disapa Linda ini, tingkat kambuhnya kanker tersebut cukup tinggi. Faktor pola hidup yang kurang baik dapat mempengaruhinya.

"Pasien juga males kontrol... Biasanya harus rutin di evaluasi," imbuhnya.

Evaluasi rutin dilakukan hingga selama bertahun-tahun bahkan seumur hidup agar tingkat kambuhnya kanker ini semakin kecil dan menghilang.

"Satu tahun pertama tiga bulan sekali, dua tahun pertama empat bulan, tiga tahun pertama empat-enam bulan, selanjutnya minimal 1 tahun sekali selamanya," jelas dr Linda.

Baca juga: Ini Sebabnya Kanker Lidah Sering Tidak Terdeteksi(wdw/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit