detikhealth

Dikerok Bukan Mengeluarkan Angin, Tapi Panas Tubuh

Widiya Wiyanti - detikHealth
Kamis, 05/10/2017 17:01 WIB
Dikerok Bukan Mengeluarkan Angin, Tapi Panas TubuhKerokan bukan mengeluarkan angin, namun mengeluarkan panas tubuh. Foto: Instagram
Jakarta, Masyarakat Indonesia sangat familiar dengan budaya kerokan apabila mulai merasa tidak enak badan. Mereka mengira bahwa merah pada kulit yang dihasilkan dari kerokan adalah angin yang keluar dari dalam tubuh.

Ternyata bukan angin yang keluar, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Isman Firdaus, SpJP, MD menjelaskan bahwa yang keluar itu adalah panas dari dalam tubuh.

"Dikerok kan bikin pembuluh darah melebar, nah saat itu pengeluaran panas dari dalam tubuh," ujarnya kepada detikHealth, Kamis (5/10/2017).

Baca juga: Semakin Merah Hasil Kerokan Bukan Berarti Makin Bagus, Ini Alasannya

Namun dr Isman menegaskan aktivitas kerokan ini bukan metode yang bisa menyembuhkan masuk angin yang sering dijadikan patokan seseorang sejak zaman dahulu.

"Saat ini belum ada bukti ilmiah yang valid bahwa kerokan bisa menyembuhkan penyakit tertentu," tegas dokter yang praktik di RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita.

dr Isman menganjurkan kepada orang yang memiliki kulit sensitif terhadap suatu alergi sebaiknya tidak melakukan kerokan, karena dapat membahayakan kulit.

"Kalau ada alergi bisa merusak kulit, apalagi kalau sampai lecet. Bisa bahaya," pungkasnya.

Baca juga: Jangan Dikerok! Nyeri Dada Seperti Ini Tandanya Sakit Jantung(wdw/fds)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit