detikhealth

Malu BAB Sembarangan, Keluarga Ini Akhirnya Punya Jamban Pibadi

Widiya Wiyanti - detikHealth
Senin, 23/10/2017 07:27 WIB
Malu BAB Sembarangan, Keluarga Ini Akhirnya Punya Jamban PibadiFoto: Widiya Wiyanti
Minahasa Utara, Keluarga Yurike Ratumbanoan yang tinggal di Desa Pinilih, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara mengaku sebelum memiliki jamban di rumahnya sendiri, anggota keluarganya harus menumpang ke rumah tetangga jika ingin buang air besar.

"Kalau siang numpang ke tetangga, kalau malam buang air besar sembarangan," akunya kepada detikHealth baru-baru ini.

Hampir semua tetangganya sudah memiliki jamban sendiri di rumah masing-masing. Yurike mengaku malu harus selalu menumpang ke rumah tetangganya.

"Ada yang jelas mengolok-olok, 'buang air besar babagitu'. Biasanya kalau malam sembarangan di tanah," ujarnya dengan logat khas Minahasa.

Baca juga: Tidak Ada Lagi BAB Sembarangan di Desa Pinilih Sulawesi Utara

Karena rasa malu diolok-olok tersebut, Yurike dan keluarganya bertekad untuk membuat jamban sendiri di rumahnya. Jamban pun selesai dibuat pada awal tahun 2017 ini, dan ia pun merasa sangat senang.

"Enak, aman terkendali," canda wanita berusia 47 tahun ini.

Membuat jamban sendiri di rumahnya adalah salah satu upaya untuk membuat desanya menjadi desa yang sudah terbebas dari buang air besar sembarangan atau yang disebut open defecation free (ODF).

Upaya ini pun dilakukan untuk menjalankan Peraturan Bupati Minahasa No. 07 tahun2015 tentang sanitasi total berbasis masyarakat. Saat ini di desa Pinilih tersebut sudah tidak ada lagi masyarakatnya yang berperilaku buang air besar sembarangan.

Baca juga: Sembari Joging, Sosok Misterius Ini Tepergok BAB di Pekarangan Orang

(wdw/mrs)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit