detikhealth

Kunci Jalani Hidup Sehat Adalah Bahagia dan Bersyukur

Suherni Sulaeman - detikHealth
Jumat, 10/11/2017 06:37 WIB
Kunci Jalani Hidup Sehat Adalah Bahagia dan BersyukurFoto: thinkstock
Jakarta, Setiap individu tentu memiliki gaya hidup yang berbeda-beda. Gaya hidup yang dijalani dalam keseharian inilah yang memberi efek pada kesehatan kelak. Jika Anda memiliki gaya hidup sehat maka kesehatan cenderung lebih baik, sementara jika gaya hidup Anda kurang baik, alhasil kesehatan Anda menjadi buruk.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Biomedical Journal of Scientific and Technical Research, orang, khususnya mahasiswa yang optimis dan bahagia akan lebih sehat secara keseluruhan, termasuk bebas dari tekanan darah tinggi serta depresi.

Temuan ini menunjukkan bahwa institusi diminta untuk merancang secara kreatif program dan pusat kesehatan secara dinamis yang bisa mengintegrasikan tubuh, pikiran serta jiwa. Berkaitan dengan ini, penelitian sebelumnya pun menyarankan berhadapan dengan alam bisa meningkatkan kebahagiaan.

Seperti yang kita tahu, mahasiswa umumnya mengalami tingkat kecemasan dan depresi yang tinggi, sehingga kerap mengabaikan perawatan fisik dan olahraga. Periset dari Universitas Michigan dan Universitas Fudan di China mulai mengetahui sejauh mana indeks massa tubuh (IMT) dan pandangan positif mempengaruhi kesehatan fisik dan mental mahasiswa di Universitas Fudan China.

Baca juga: Berbagi Kabar Baik, Kunci Panjang Umur dan Hidup Berkualitas

Weiyun Chen, Associate Professor di University of Michigan, mengatakan bahwa pandangan positif dan IMT secara signifikan berkontribusi terhadap kesehatan yang baik. Untuk keperluan penelitian ini, para peneliti meminta 925 siswa untuk menilai empat indikator kesejahteraan psikologis, yakni harapan, rasa syukur, kepuasan hidup dan kebahagiaan subyektif.

Kemudian peneliti juga menghitung IMT masing-masing siswa berdasarkan berat badan yang dilaporkan. Untuk menilai kesehatan fisik dan mental, para peneliti bertanya kepada siswa tentang berbagai pertanyaan, seperti kualitas tidur mereka dan seberapa sering mereka merasa sehat, berenergi, gelisah, cemas atau depresi.

"Secara keseluruhan, empat variabel psikologis dan IMT menyumbang 41 persen dari total varians dalam kesehatan. Secara individu, kebahagiaan subyektif memiliki dampak yang paling signifikan, diikuti oleh harapan kemudian IMT," kata Chen.

Baca juga: Bukan Cuma Teori, Hidup Bahagia Memang Bikin Panjang Umur

(hrn/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit