Jakarta -
Demi menjaga kebugaran, bergonta-ganti jenis olahraga bukan hal yang diharamkan. Pada kondisi tertentu, termasuk ketika sudah merasa jenuh, justru dianjurkan.
Faktanya, tubuh manusia cenderung beradaptasi dengan aktivitas fisik yang dilakukan. Olahraga yang itu-itu saja, dilakukan dengan begitu-begitu saja, pada satu titik akan berkurang efeknya.
Beberapa tanda yang menunjukkan seseorang butuh variasi olahraga, baik karena jenuh maupun sebab lain, adalah sebagai berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Seperti Apa Porsi Makan Ideal Menurut dr Reisa?
1. Merasa bosan
Foto: thinkstock
|
Persoalannya, apa tandanya seseorang merasa bosan dengan satu rutinitas olahraga? Pertama, orang tersebut tidak lagi melakukannya dengan gembira. Ada perasaan terbebani ketika hendak memulainya. Jika sudah mengalami tanda-tanda ini, pikirkan untuk mencari variasi olahraga yang lebih menantang.
2. Lebih banyak menderita
Foto: thinkstock
|
Pegal-pegal seusai olahraga, hingga takaran tertentu adalah hal yang normal. Ini disebut sebagai DOMS (Delayed Onset of Muscle Soreness) dan disebabkan oleh produksi asam laktat di jaringan otot. Namun biasanya, nyeri tersebut diimbangi juga dengan perasaan senang, puas, dan gembira karena olahraga juga memicu produksi dopamin dan endorfin, dua hormon yang menghadirkan perasaan bahagia. Ganti olahraga mungkin bisa jadi solusi ketika yang dirasakan lebih banyak pegal-pegalnya dibandingkan rasa gembiranya.
3. Timbangan tidak berubah
Foto: thinkstock
|
Beberapa orang memilih satu jenis olahraga lalu menekuninya dengan harapan untuk menurunkan berat badan. Komposisi massa tubuh memang berpengaruh, kadang berat badan tidak berubah karena massa otot membesar, dan itu sebenarnya menguntungkan. Namun jika berat badan tetap berlebih dan komposisi lemak tidak turun-turun juga, itu tandanya sudah sampai pada fase plateau. Ada dua hal yang bisa dilakukan, ganti olahraga atau tingkatkan intensitasnya.Baca juga: Tips Memilih Baju Olahraga Ala dr Reisa
4. Lemah lesu
Foto: thinkstock
|
Slogan 'more is better' tidak selalu berlaku dalam olahraga. Melakukan satu jenis olahraga dengan berlebihan terkadang memicu kejenuhan karena volume latihan berlebih. Ini ditandai dengan melemahnya otot-otot karena kelelahan.
5. Tidak ada peningkatan performa
Foto: thinkstock
|
Jika dilakukan secara terukur dan terprogram, olahraga akan membuat performa fisik seseorang meningkat. Untuk bisa mencapainya, maka harus dilakukan dengan rasa senang. Jenuh atau bahkan merasa tidak cocok dengan satu jenis olahraga, akan membuat performa tidak pernah maksimal.Baca juga: Butuh Olahraga Berapa Lama untuk Mengimbangi Duduk Terlalu Lama?
Persoalannya, apa tandanya seseorang merasa bosan dengan satu rutinitas olahraga? Pertama, orang tersebut tidak lagi melakukannya dengan gembira. Ada perasaan terbebani ketika hendak memulainya. Jika sudah mengalami tanda-tanda ini, pikirkan untuk mencari variasi olahraga yang lebih menantang.
Pegal-pegal seusai olahraga, hingga takaran tertentu adalah hal yang normal. Ini disebut sebagai DOMS (Delayed Onset of Muscle Soreness) dan disebabkan oleh produksi asam laktat di jaringan otot. Namun biasanya, nyeri tersebut diimbangi juga dengan perasaan senang, puas, dan gembira karena olahraga juga memicu produksi dopamin dan endorfin, dua hormon yang menghadirkan perasaan bahagia. Ganti olahraga mungkin bisa jadi solusi ketika yang dirasakan lebih banyak pegal-pegalnya dibandingkan rasa gembiranya.
Beberapa orang memilih satu jenis olahraga lalu menekuninya dengan harapan untuk menurunkan berat badan. Komposisi massa tubuh memang berpengaruh, kadang berat badan tidak berubah karena massa otot membesar, dan itu sebenarnya menguntungkan. Namun jika berat badan tetap berlebih dan komposisi lemak tidak turun-turun juga, itu tandanya sudah sampai pada fase plateau. Ada dua hal yang bisa dilakukan, ganti olahraga atau tingkatkan intensitasnya.
Baca juga: Tips Memilih Baju Olahraga Ala dr Reisa
Slogan 'more is better' tidak selalu berlaku dalam olahraga. Melakukan satu jenis olahraga dengan berlebihan terkadang memicu kejenuhan karena volume latihan berlebih. Ini ditandai dengan melemahnya otot-otot karena kelelahan.
Jika dilakukan secara terukur dan terprogram, olahraga akan membuat performa fisik seseorang meningkat. Untuk bisa mencapainya, maka harus dilakukan dengan rasa senang. Jenuh atau bahkan merasa tidak cocok dengan satu jenis olahraga, akan membuat performa tidak pernah maksimal.
Baca juga: Butuh Olahraga Berapa Lama untuk Mengimbangi Duduk Terlalu Lama?
(up/up)