Dilaporkan dalam jurnal Emergency Medicine, seorang pria berumur 23 tahun tersebut dirawat dengan kondisi bibir bawah penuh oleh bintilan seperti bisul yang mengeluarkan darah. Menurut dokter sang pria mengalami infeksi langka oleh spora fungi bernama Blastomyces.
Baca juga: 4 Hal yang Memicu Tumbuhnya Jerawat di Punggung
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah pada kasus sang pria infeksi blastomyces terjadi di kulit. Menurut ceritanya semua bermula ketika ia mencoba memecahkan jerawat dengan memakai pisau untuk kayu.
"Dia memotong jerawat di bibir bagian bawahnya dengan pisau untuk kayu, lalu setelah itu muncul lesi yang terus berkembang semakin parah dalam kurun waktu 7 bulan terakhir," tulis salah satu ahli yang menangani kasus dr Barry Ladizinski seperti dikutip dari jurnal Emergency Medicine, Selasa (5/12/2017).
Dokter menduga spora fungi blastomyces ditransfer langsung ke luka di kulit dari mata pisau yang digunakan sang pria. Untuk mengatasinya dokter pun meresepkan obat antifungi.
Setelah dua minggu dikabarkan kondisi kulit sang pria sudah lebih baik. Kasus ini menjadi pembelajaran bahwa jangan sembarangan memecahkan jerawat.
Baca juga: Bekas Jerawat Hilang Tanpa Perlu Biaya Mahal (fds/mrs)











































