detikhealth

Diet Experience

Sukses Meratakan Kembali Perut yang Mengendur Usai Lahirkan Anak Kembar

Putri Kusumamaharani - detikHealth
Senin, 08/01/2018 11:08 WIB
Before
After
Jakarta - Dianugerahi anak kembar, Putri mengalami dampak yang tidak diharapkan pada perutnya. Efek dari tidak menjaga pola makan, perutnya tetap buncit seperti hamil 5 bulan.

Putri Kusumamaharani Gromicko Tasria sempat menjalankan diet ekstrem setelahnya. Berhasil sih, tapi badannya jadi kurus kering dan ia merasa tidak sehat. Lalu ia mendapat pelajaran dari seorang teman, bahwa diet yang sehat tidak harus menyiksa diri.

Berikut ini, Putri membagikan pengalaman dietnya yang sehat untuk pembaca detikHealth. Jika menurutmu cerita ini cukup inspiratif, jangan lupa tinggalkan komentar ya.

Baca juga: Masih Ada Waktu! Ceritakan Pengalaman Dietmu, Raih Voucher Jutaan Rupiah

Sebelum memiliki anak, berat badan saya hanya sekitar 55 kg. Ketika hamil kembar berat total saya 63 kg. Setalah melahirkan, berat saya turun 10 kg menjadi 53 kg.

Namun setelah punya anak berat saya naik menjadi 57 kg. Hal ini karena setelah punya anak saya tidak kerja, hanya menjadi ibu rumah tangga, sehingga kerjaan saya hanya makan, urus anak dan tidur hehe.

Selain itu perut saya setelah melahirkan, bentuknya tidak kembali seperti semula. Mungkin hal ini dikarenakan saya hamil kembar dan ketika masa menyusui makan tidak saya jaga. Pagi hari saya bisa makan lontong 3, bakwan 3, tahu isi 3, itu gorengan semua. Jarang makan buah dan sayur, alhasil perut saya seperti hamil 5 bulan.

Setelah anak saya berumur 3 tahun, saya mulai memperhatikan bentuk tubuh, saya mulai diet ekstrem dengan tidak makan nasi sama sekali dan berolahraga. Badan saya turun sampai 47 kg, namun sebenarnya tidak sehat jika benar-benar mengurangi nasi sebagai karbohidrat, sehingga saya pun terlihat layu karena kurus sekali. Memang sih dengan diet ekstrem sperti itu perut saya tidak terlihat terlalu buncit lagi, tapi muka, kaki dan tangan saya terlihat kurus sekali. Pada saat itu saya takut untuk makan nasi karena takut perut akan buncit kembali.

Kemudian saya mulai bekerja kembali setelah anak saya 5 tahun. Di kantor saya kenal dengan seseorang yang biasa memiliki pola hidup sehat, dia mulai menyarankan saya agar jangan terlalu ekstrem menjalankan diet. Namun saya takut untuk makan seperti biasa karena takut perut saya buncit kembali. Namun teman saya memberitahu cara yang benar untuk mendapat tubuh ideal tanpa diet ekstrem. Kuncinya adalah olahraga, banyak asupan protein, serat dan kurangi karbohidrat (tapi bukan dengan menghindarinya). Sehingga tubuh akan tetap berisi namun bukan karena lemak, tapi otot.

Akhirnya perlahan-lahan saya coba nasihat teman saya, dan untuk menambah semangat saya pun membuat akun Instagram @put.fit55 khusus sebagai perjalanan pola hidup sehat saya. Di akun tersebut bentuk badan saya belum ideal, terlihat perut saya masih agak buncit, namun jauh lebih baik dibandingkan dahulu perut saya buncit seperti hamil 5 bulan hehe. Selain itu dgn pola hidup sehat, tidak hanya terlihat di tubuh, namun juga di muka.

Sebenarnya menguruskan tubuh termasuk mudah, asalkan kita bisa mengontrol napsu makan. Yang sulit adalah membentuk tubuh berisi namun tidak gemuk. O iya karena saya termasuk seorang ibu yang padat waktunya, saya tidak ada waktu untuk ke tempat gym, sehingga saya hanya melakukan olahraga di rumah dengan alat-alat sederhana.

Tubuh ideal sebenarnya hanya bonus, yang penting adalah kita merasa sehat dan cinta dengan diri kita sndiri. Ayo semangat untuk hidup sehat! :)




(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit