detikhealth

Soal Gizi Buruk di Asmat, Menkes Singgung Daun Kelor yang Kaya Nutrisi

Widiya Wiyanti - detikHealth
Kamis, 08/02/2018 12:37 WIB
Soal Gizi Buruk di Asmat, Menkes Singgung Daun Kelor yang Kaya NutrisiMenkes Nila F Moeloek (Foto: Widiya Wiyanti)
Jakarta, Kondisi gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua yang belum terselesaikan sempurna membuat miris citra Indonesia yang kaya akan sumber daya alamnya.

Sumber daya alam yang ada di Indonesia salah satunya daun kelor. Kelor atau Moringa oleifera adalah tumbuhan yang bisa dijadikan menu makan yang memiliki manfaat untuk kesehatan.

Nah, kelor ini lah yang juga diharapkan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek untuk meningkatkan gizi masyarakat Asmat. Bukan tidak lain karena tumbuhan ini pun banyak dijumpai di sana.

"Kelor itu bagus sekali lho sebenarnya. Hanya kita tidak mengenalnya saja," ujarnya saat ditemui di Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Jl Hang Jebat III Blok F3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/2/2018).

Baca juga: Soal Gizi di Asmat, Menkes Sebut Perempuan Pegang Peran Penting

Menkes Nila mengkhawatirkan warga Asmat yang kondisinya sudah membaik itu bisa menurun lagi gizinya jika tidak ada ketahanan pangan. Maka dari itu, ia mengharapkan bisa membudidayakan kelor sebagai salah satu cara mengatasi masalah gizi ini.

"Kelor ini bisa dipakai barangkali bisa kita budayakan kemudian kami setelah melihat itu ingin membuat kolam ikan kecil nah itu diberikan benih," tuturnya.

Laporan terakhir yang diterima Menkes Nila masih ada 13 orang yang berada dalam pengobatan gizi buruk di rumah sakit Kota Agats. Selebihnya sudah dikembalikan ke kampungnya masing-masing.

Baca juga: Data Kemensos: Masih Ada 651 Penderita Campak di Asmat, Ditangani RSUD

(wdw/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit