Beberapa ahli kesehatan mengungkapkan bahwa penderita mag bisa berpuasa. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan, terutama mengenai pola makan.
Penderita mag sebaiknya menghindari makanan berlemak, asam, dan pedas saat berbuka puasa dan sahur. Sementara minuman soda, teh, dan kopi juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Pasalnya, beberapa makanan tersebut dapat memicu mag kambuh.
Makanan dengan rasa pedas memang bagi banyak orang Indonesia bisa menambah selera makan. Namun penderita mag harus hati-hati dengan makanan pedas. Menurut ahli kesehatan, rasa pedas bisa memperburuk kondisi lambung.
Bagi yang sering sahur dengan makan mi instan juga sebaiknya hindari kebiasaan ini. Walaupun proses pembuatan mi instan dinilai praktis untuk menu sahur, makanan ini juga bisa membuat mag kambuh.
Beberapa ahli kesehatan mengungkapkan mi instan mengandung kadar lemak yang cukup tinggi. Makanan seperti ini tidak dianjurkan bagi penderita mag karena proses pencernaannya memakan waktu lebih lama saat dipecah di usus halus.
Maka waktu pengosongan lambung tertunda yang kemudian menyebabkan rasa kembung pada perut. Sebaiknya penderita mag mengonsumsi makanan yang gampang dicerna dan bisa menetralisir asam lambung seperti kentang rebus, brokoli, bubur, dan buah-buahan.
Cara lainnya yang bisa dilakukan penderita mag adalah mengonsumsi obat penekan asam lambung seperti Promag. Obat ini memiliki kandungan Hydrotalcite yang membantu membentuk lapisan dinding lambung sehingga bisa mengurangi nyeri karena iritasi asam lambung. Konsumsi Promag saat sahur, setelah berbuka puasa, dan sebelum tidur. (ega/up)