Kenali Ciri-ciri Gigitan 4 Serangga Ini pada Kulit

Kenali Ciri-ciri Gigitan 4 Serangga Ini pada Kulit

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 03 Jul 2018 17:26 WIB
Kenali Ciri-ciri Gigitan 4 Serangga Ini pada Kulit
Foto: thinkstock
Jakarta - Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya serangga bukan? Ya, serangga terkadang meninggalkan bekas gigitan yang menyebabkan bengkak, kemerahan, rasa sakit, senut-senut, dan juga gatal-gatal.

Reaksi tersebut boleh dibilang biasa, bahkan gigitan serangga ada yang berakhir dalam beberapa jam sampai berhari-hari tergantung jenis serangganya. Nah, bagi Anda yang ingin tahu seperti apa jenis gigitan serangga, simak penjelasan berikut seperti dikutip dari Dazzling News:

Nyamuk

Foto: thinkstock
Nyamuk adalah salah satu serangga yang mengisap darah. Umumnya yang berburu darah manusia hanyalah nyamuk betina. Setelah berhasil mengisap darah, area yang terkena gigitan akan membentuk tonjolan seukuran buah berry berwarna merah.

Mereka paling sering muncul di area tubuh yang terbuka. Nyamuk menggigit kulit yang sangat tipis dan mudah untuk sampai ke pembuluh darah kemudian menusukkan belalai halusnya ke pori-pori kulit dan menyuntikkan 'air liur'-nya yang menyebabkan gatal dan bengkak.

Lebah

Foto: Thinkstock
Serangga ini sebenarnya jarang menyerang tanpa tujuan, kecuali jika ada yang mengganggu kawanan mereka. Namun jika serangga ini akhirnya melukai Anda, maka Anda perlu menghapus sengatannya yang mungkin masih ada di tempat yang diserang.

Kulit biasanya menjadi merah, gatal dan bengkak. Merasa terbakar dan Anda akan mengalami rasa sakit yang tajam pada kulit Anda. Meski gigitan lebah tidak begitu berbahaya, tetapi gigitan tersebut dapat menyebabkan beberapa masalah pernapasan jika Anda alergi terhadap racun serangga ini.

Hornet

Foto: Thinkstock
Dibanding serangga lainnya, hornet jelas lebih berbahaya, terutama jika Anda menemukan segerombolan hornet yang besar dan bertanduk. Sebaiknya Anda menjaga jarak dari mereka. Jika hornet menggigit Anda maka kulit Anda akan menjadi merah dan bengkak serius. Mungkin juga akan muncul lepuh.

Daerah yang terkena sengatan hornet akan sangat sakit, bahkan lebih parah dari rasa sakit akibat sengatan tawon. Sebab, racun hornet mengandung histamin dan asetilkolin. Jadi, ada baiknya area yang terkena segera dikompres. Jika Anda merasa dingin di tungkai, telinga dan bibir menjadi biru, maka harus buru-buru ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
adi biru.

Tawon

Foto: Thinkstock
Gejala sengatan tawon mirip dengan sengatan lebah. Daerah yang terkena serangan tawon menjadi bengkak, gatal, merah, dan juga terasa sakit seperti terbakar.

Sama seperti serangan lebah, karena tawon dapat menyengat beberapa kali berturut-turut, sangat penting untuk memastikan apakah Anda alergi terhadap gigitan serangga tersebut atau tidak.

Halaman 2 dari 5
Nyamuk adalah salah satu serangga yang mengisap darah. Umumnya yang berburu darah manusia hanyalah nyamuk betina. Setelah berhasil mengisap darah, area yang terkena gigitan akan membentuk tonjolan seukuran buah berry berwarna merah.

Mereka paling sering muncul di area tubuh yang terbuka. Nyamuk menggigit kulit yang sangat tipis dan mudah untuk sampai ke pembuluh darah kemudian menusukkan belalai halusnya ke pori-pori kulit dan menyuntikkan 'air liur'-nya yang menyebabkan gatal dan bengkak.

Serangga ini sebenarnya jarang menyerang tanpa tujuan, kecuali jika ada yang mengganggu kawanan mereka. Namun jika serangga ini akhirnya melukai Anda, maka Anda perlu menghapus sengatannya yang mungkin masih ada di tempat yang diserang.

Kulit biasanya menjadi merah, gatal dan bengkak. Merasa terbakar dan Anda akan mengalami rasa sakit yang tajam pada kulit Anda. Meski gigitan lebah tidak begitu berbahaya, tetapi gigitan tersebut dapat menyebabkan beberapa masalah pernapasan jika Anda alergi terhadap racun serangga ini.

Dibanding serangga lainnya, hornet jelas lebih berbahaya, terutama jika Anda menemukan segerombolan hornet yang besar dan bertanduk. Sebaiknya Anda menjaga jarak dari mereka. Jika hornet menggigit Anda maka kulit Anda akan menjadi merah dan bengkak serius. Mungkin juga akan muncul lepuh.

Daerah yang terkena sengatan hornet akan sangat sakit, bahkan lebih parah dari rasa sakit akibat sengatan tawon. Sebab, racun hornet mengandung histamin dan asetilkolin. Jadi, ada baiknya area yang terkena segera dikompres. Jika Anda merasa dingin di tungkai, telinga dan bibir menjadi biru, maka harus buru-buru ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
adi biru.

Gejala sengatan tawon mirip dengan sengatan lebah. Daerah yang terkena serangan tawon menjadi bengkak, gatal, merah, dan juga terasa sakit seperti terbakar.

Sama seperti serangan lebah, karena tawon dapat menyengat beberapa kali berturut-turut, sangat penting untuk memastikan apakah Anda alergi terhadap gigitan serangga tersebut atau tidak.

(hrn/fds)

Berita Terkait