Nah terkait hal tersebut seorang wanita berusia 20-an dari New York dilaporkan dalam jurnal JAMA Dermatology mengalami efek samping tak terduga spa ikan. Kuku-kuku jari kakinya berhenti tumbuh hingga nyaris copot.
Baca juga: Ingin Coba Terapi Ikan? Cek Dulu Manfaatnya |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokter mendiagnosis sang wanita dengan kondisi onychomadesis. Hal ini bisa disebabkan oleh infeksi, gangguan autoimun, obat-obatan tertentu, hingga pengaruh genetik. Ketika terjadi jari akan berhenti menumbuhkan kuku untuk sekitar 12 minggu.
Tidak dijelaskan bagaimana pastinya spa ikan dapat menimbulkan onychomadesis, namun diduga sang wanita terkena infeksi oleh bakteri yang ada pada ikan. Teori lainnya menyebut kuku mengalami semacam trauma akibat gigitan ikan sehingga berhenti tumbuh.
"Kasus ini menjadi contoh masalah kulit dan kuku yang bisa berhubungan dengan pedikur ikan. Pasien butuh edukasi oleh spesialis kulit mengingatkan efek samping dari terapi ini," tulis dokter dalam jurnal seperti dikutip pada Selasa (3/7/2018).











































