Tak Perlu Kejar Tubuh Sempurna Demi Jaga Kesehatan Jiwamu

Tak Perlu Kejar Tubuh Sempurna Demi Jaga Kesehatan Jiwamu

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Minggu, 05 Agu 2018 10:19 WIB
Tak Perlu Kejar Tubuh Sempurna Demi Jaga Kesehatan Jiwamu
Tak perlu memaksakan diri untuk mendapatkan body goals seperti Kendall Jenner. Foto: Pascal Le Segretain/Getty Images
Jakarta - Baru-baru ini ngetren pose kaki jenjang di Instagram dengan tagar #barbiefeet di kalangan model dan seleb seperti Kendall Jenner dan Olivia Culpo. Pose #barbiefeet ini membentuk mindset bahwa kaki yang indah adalah kaki yang jenjang dan ramping, dengan ditunjukkan lewat pose tertentu.

Persepsi body goals di media sosial berdampak besar pada bagaimana kita memandang tubuh kita sendiri. Sayangnya, cenderung banyak membuat baik wanita maupun pria jadi tak puas dengan tubuhnya hingga melakukan hal-hal yang tidak realistis, berbahaya dan tidak sehat, misalnya dengan diet ketat atau bahkan operasi plastik.

Dan saat gagal, dampak negatif menyelubungi mereka dengan rasa malu dan cemas pada tubuh sendiri, gangguan makan, rendah diri, depresi, serta ketidakpuasan seksual dan romantisme hubungan.

Citra tubuh yang negatif sangat buruk bagi kesehatan mental dan jasmani kita. Dirangkum dari Psychology Today, berikut tips-tips yang bisa kamu ikuti agar lebih mencintai tubuhmu sendiri:



Karena semua masalah bersumber dari media sosial, maka langkah pertama yang tepat kamu lakukan adalah mengurangi paparanmu bermain medsos. Jika kamu masih intens scrolling medsos, maka citra media akan body goals bisa membuatmu depresi.

Media berkontribusi pada masalah citra tubuh ketika kita membandingkan diri kita dengan idealisme body goals yang tidak realistis. Citra body goals yang ideal adalah wanita yang cantik, ramping dan kencang serta pria yang tampan dan berotot.

Masih berkutat dengan citra tubuhmu sendiri meski sudah mengurangi main medsos? Mungkin saatnya kamu beralih mem-follow influencer yang berkecimpung dalam gaya hidup sehat.

Di dalam pertemanan sehat terdapat teman-teman terdekat yang selalu membawa dampak positif dalam kehidupanmu. Jadi seleksilah teman-temanmu untuk masuk dalam pertemanan sehat, utamakan mereka yang terlalu mengutamakan citra tubuh atau bahkan kerap mengkritisi tubuh orang lain.

Utamakan pertemanan dengan mereka yang mengadopsi gaya hidup sehat, karena apa yang orang lain bicarakan seputar tubuh mereka dan tubuh orang lain mengkomunikasikan pemikiran dan mempengaruhi pandangan diri kita sendiri.

Pendekatan CBT akan membantumu mengidentifikasi pemikiran-pemikiran ekstrem yang memperburuk citra tubuh kita dan melawannya. Gunakan CBT saat kamu mulai berpikir buruk mengenai tubuhmu, lalu tulis semua hal-hal butuk tersebut di kertas dan tulis pemikiran sehat dan rasional di sebelahnya.

Contohnya:
"Aku harus punya badan yang sempurna atau nanti tak ada yang menyukaiku."

Lawan dengan pemikiran:
"Aku menyukai orang yang tidak punya tubuh sempurna dan tentu saja orang lain juga. Dan jika seseorang tak menyukaiku karena aku tak terlihat sempurna, maka prioritas mereka acakadut."

Paparan tren body goals di medsos perlahan akan membentuk mindsetmu akan bentuk tubuh sempurna. Ubahlah pikiranmu menjadi lebih sehat, lewat citra tubuh, diet dan olahraga yang akan lebih bermanfaat bagi kesehatan tubuhmu.

Targetkan tubuh paling sehat yang secara realistis bisa kamu dapatkan ketimbang memaksa tubuhmu harus sekurus dan seramping yang media tampilkan lewat cara-cara yang tidak sehat.