Namanya tercatat sebagai atlet pelari, ia membuat rekor dunia pelari di kelompok usia pertamanya pada usia 92 tahun. Dan pada kompetisi Penn Relays 2016, Ida berlari 100 meter dalam waktu 1 menit 17 detik, disebut sudah cukup bagus untuk memecahkan rekor dunia bagi kelompok usia 100 tahun.
"Aku sangat senang untuk memberikan contoh yang baik dari apa yang bisa kamu lakukan untuk dirimu sendiri pada kerumunan ini. Dan aku berterima kasih kepada Tuhan tiap hari untuk berkahku ini," kata Ida, dikutip dari Women's Health.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aku sangat senang untuk memberikan contoh yang baik dari apa yang bisa kamu lakukan untuk dirimu sendiri pada kerumunan ini. Dan aku berterima kasih kepada Tuhan tiap hari untuk berkahku ini,Ida Keeling (102), pemecah rekor lari 100 meter |
Lahir pada 15 Mei 1915 lalu, Ida adalah seorang ibu tunggal yang bekerja di pabrik selama masa Depresi Besar. Pada usia 67 tahun, ia kehilangan dua anak lelaki dewasanya karena kekerasan terkait penggunaan obat-obatan
Kematian mereka membuat Keeling depresi berat. Shelley kemudian berusaha menghibur ibunya dengan mengajaknya ikut dalam kompetisi lari lokal sejauh 5K.
"Aku mengajaknya pagi itu dan berkata 'Ayo ikut aku'. Aku membawakannya sepasang sepatu cadangan. Dia menyelesaikan lomba lari 5k itu dan sisanya adalah sejarah. Setelah itu dia masih terus berlari," kata Shelley.
Walau begitu, saat itu bukan kali pertama Ida mengikuti lomba lari. Ia pernah mengikuti lomba lari pada usia 80 tahun sejauh 800 meter mewakili Amerika Serikat dalam WAVA World Championships dan membawa pulang medali perunggu.
Bagi Ida berlari adalah obat baginya. Dan ia bersyukur dengan berlari dapat menyingkirkan kesedihan yang melingkupinya. Namun ia tak pernah menduga akan sesukses ini: berlomba ke berbagai negara, mendapatkan beragam rekor dunia, termasuk bagi kelompok usia 100-104 tahun dalam lomba lari 60 meter.
Pelari berusia 102 tahun memecahkan rekor dunia untuk lari 100 meter. Foto: Instagram/healthypast100 |
"Aku cuma berolahraga, dan sekarang aku ada di seluruh dunia. Kamu harus memikirkan masak-masak semuanya sebelum melangkah maju. Sehingga kamu lebih memerhatikan sekeliling dan tetap waspada," tuturnya.
Penyesuaian terbesar yang harus ia lakukan dalam usianya adalah keseimbangannya. Selain itu, wanita seabad ini juga berolahraga 3-4 hari seminggu, termasuk kelas dansa plus diet sayur-sayuran hijau, buah-buahan dan minyak hati ikan kod untuk kesehatan otot.
Ida juga telah menulis buku seputar perjuangan hidup dan kesuksesannya. Shelley berharap kisah ibunya dapat menyemangati para pelari untuk membuat rekor mereka sendiri.
"Aku bahagia dia telah mampu untuk jadi sebuah inspirasi dan contoh tak hanya bagi anak muda namun juga orang-orang seusianya dan yang berada di antaranya," ujarnya.
Apakah kamu baru saja menjadi pelari pemula? Ida punya saran tokcer buatmu: "Stay strong, cintai dirimu sendiri dan lakukan apa yang kamu butuh untuk lakukan, bukan yang ingin kamu lakukan."
Tonton juga 'Aksi Ribuan Penari Poco-poco Pecahkan Rekor Dunia':












































Pelari berusia 102 tahun memecahkan rekor dunia untuk lari 100 meter. Foto: Instagram/healthypast100