Ariana Grande Dirangkul, Pelecehan atau Ekspresi Kedekatan?

Ariana Grande Dirangkul, Pelecehan atau Ekspresi Kedekatan?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Minggu, 02 Sep 2018 22:18 WIB
Ariana Grande Dirangkul, Pelecehan atau Ekspresi Kedekatan?
Ariana Grande usai pemakaman Aretha Franklin (Photo by Scott Olson/Getty Images)
Jakarta - Penggemar Ariana Grande tengah geram atas tingkah pastur Charles H Ellis dalam pemakaman Aretha Franklin. Para Arianators menganggap idolanya mengalami pelecehan seksual saat berada di samping pastur. Grande sempat terlihat tak nyaman saat Ellis merangkulnya dalam sebuah pidato singkat.

Pelecehan seksual, terhadap pria dan wanita, kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Namun korban pelecehan umumnya memilih diam karena malu dan mengkhawatirkan efek pengakuannya. Pelaku sendiri kerap menganggap pelecehan sebagai ekspresi kedekatan.

"Pelecehan seksual adalah segala tindakan atau perkataan dengan materi seks yang tidak bisa diterima korban," tulis Division of Student Affairs di Case Western Reserve University.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini mengindikasikan, segala hal yang menimbulkan ketidaknyamanan pada salah satu pihak adalah pelecehan. Beberapa perbuatan yang masuk dalam kategori pelecehan adalah permintaan atas dasar kesenangan, perilaku pada individu tertentu, perkataan, dan perbuatan fisik lainnya atas dasar seksualitas.



Beberapa hal yang berisiko menyebabkan seseorang menjadi korban pelecehan adalah reaksi publik, khawatir terhadap status kepegawaian, atau nasib sebagai mahasiswa. Korban biasanya bergantung pada pelaku sehingga merasa tidak mampu melawan. Misal, korban khawatir kehilangan pekerjaan bila tak menuruti kemauan atasan. Perilaku pelecehan berisiko mengakibatkan lingkungan yang tidak sehat, bermusuhan, dan saling menyerang.

Case Western Reserve University menyarankan korban untuk segera melapor pada pihak berwajib. Korban harus bisa membela diri sebelum pelecehan terjadi untuk kali kedua. Perkuliahan ini menyediakan Emergency Room Examination/Preservation of Evidence, bagi warganya yang mengalami pelecehan seksual. Universitas ini mengatakan tidak berhenti menyelidiki pelecehan, meski korban telah mencabut laporannya dari pihak berwajib. Universitas ini juga memperingatkan warganya untuk tidak menjadikan pelecehan seksual sebagai bahan gosip.




Tonton Video Ariana Grande Dilecehkan Seorang Pastur (up/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads