Penelitian yang dilakukan di University of Bristol ini melibatkan lebih dari 400 ribu wanita. Hasilnya, mereka yang terbiasa bangun pagi punya risiko 48 persen lebih rendah untuk terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang tidur larut.
Temuan lain yang terungkap dalam penelitian ini adalah mereka yang tidur terlalu lama lebih berisiko didagnosis kanker payudara. Tiap satu jam kelebihan waktu tidur dari 7-8 jam yang dianjurkan, risiko meningkat 20 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun para ilmuwan belum bisa menyimpulkan dengan pasti apa yang membuat pola tidur berpengaruh pada risiko kanker payudara. Karenanya, tidak perlu terburu-buru mengubah pola tidur jika memang tidak memungkinkan.
"Tida serta merta mengubah kebiasaan tidur akan mengurangi risiko kanker payudara. Kelihatannya lebih kompleks dari itu," kata Dr Rebecca Richmond dari University of Bristol, dikutip dari Dailymail, Selasa (6/11/2018).










































