Dikutip dari Mirror, para dokter dan perawat berjejer di lorong menunggu bayi yang bernama Alondra Torres Arias lewat untuk dikebumikan. Para petugas medis itu seraya berdoa dan melihat ke bawah menunjukkan rasa hormat kepada kedua orang tuanya karena memutuskan untuk menyumbangkan organ dalam Alondra.
Gadis kecil itu mengalami kematian otak setelah mengidap radang paru-paru atau pneumonia. Saat hidup, Alondra pun menggunakan alat respirator untuk bernapas.
Dikutip dari Mayo Clinic, pneumonia sangat berbahaya bagi bayi dan anak kecil. Radang atau infeksi ini terjadi di satu atau kedua paru-paru. Kantung udara dapat berisi cairan atau bahkan nanah yang menyebabkan batuk tak kunjung sembuh, demam, dan kesulitan bernapas.
Setelah nyawanya tidak bisa tertolong, orang tua Alondra berani mengambil keputusan untuk mendonorkan ginjal dan hati putrinya itu untuk anak-anak lain.
Ibunya, Jenni Barraza pun mengatakan bahwa ia sangat bahagia mengetahui putrinya itu telah menyelamatkan tiga anak lain. Kematian Alondra pun tidak sia-sia.