Wisma FITS di RSAB Harapan Kita Tutup, Ada Apa Sih?

Wisma FITS di RSAB Harapan Kita Tutup, Ada Apa Sih?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Sabtu, 09 Feb 2019 11:15 WIB
Pengumuman ditutupnya Wisma FITS di RSAB Harapan Kita. (Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth)
Jakarta - Ditutupnya operasional Wisma FITS di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita ternyata bukan tiba-tiba. Kuasa hukum pengelolanya, PT Radinas Ekasaputra, mengungkap adanya konflik hukum di balik penutupan ini.

"Di mana klien kami sudah investasi sebesar 18 M lebih. Tiba-tiba dilakukan pemutusan sepihak seperti ini," kata Adi Warman, kuasa hukum PT Radinas Ekasaputera, kepada detikHealth baru-baru ini.

Adi menuding Direktur utama RSAB Harapan Kita telah melakukan penipuan dan perbuatan curang. Perkara ini telah dilaporkan ke Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).

Tidak hanya itu, Dirut Harapan Kita pun dilaporkan pada Menteri Kesehatan Republik Indonesia karena polemik penghentian secara sepihak kontrak ini. Namun hingga kini, Adi mengatakan belum ada tanggapan dari Menkes soal perkaran tersebut.



"Harapannya Menteri menegurlah turun tangan untuk menyelesaikan masalah," harapnya.

Terkait penutupan Wisma FITS mulai Jumat (8/2/2019) kemarin, Adi menyebutnya tidak beradab. Ia mengklaim fasilitas listrik dan air dimatikan tanpa sosialisasi sebelumnya.

"Malah dia pasang spanduk (pengumuman) seperti itu, dipasangnya tanggal-tanggal awal bulan. Tidak ada sosialisasi, kita ngobrol pun nggak bisa, sepihak," ujarnya.

(wdw/up)