Idealnya, setiap keluarga dilengkapi dengan berbagai asuransi yang memungkinkan untuk antisipasi berbagai risiko kehidupan. Namun, bagaimanakah memilih jenis asuransi yang baik untuk keluarga?
"Yang penting kita harus bisa melihat apa manfaat dari polis yang kita beli, untuk asuransi kesehatan ada bermacam-macam ya. Ada yang hanya untuk ketika dia di rumah sakit saja, ada juga yang bisa meng-cover untuk berobat jalan. Nah itu harus bisa melihat juga dari term condition produk sendiri dengan kebutuhan nasabahnya," ujar Presiden Direktor AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, saat peluncuran 'Layanan Eksklusif AXA Mandiri' di Jakarta, baru-baru ini.
Selain itu, seseorang juga harus memperhatikan biaya yang harus dibayarkan secara rutin agar dapat sesuai dengan dana yang dimiliki dengan kebutuhan yang diperlukan. Karena, terkadang dengan dana terbatas maka pembayaran premi pun harus dibatasi sekitar 5% hingga 10% dari penghasilan.
"Makanya, harus dilihat dan tentunya harga juga ada perbedaan dalam premi yang harus dibayar, tetapi harus ditunjukkan dengan kebutuhan dan kemampuan dari nasabah itu sendiri," jelasnya.
"Dan terus ada beberapa pilihan yang lain juga, kalau misalkan ada yang mau tambahan kacamata bisa diganti, gigi bisa diganti, itu kan biasanya ada tambahannya. Jadi harus melihat kebutuhan dan kemampuannya seperti apa dan effort-nya seperti apa, jadi itu harus dievaluasi," tambahnya
Namun, yang paling penting, menurut Handojo, adalah memperhatikan pelayanan yang diberikan dari perusahaan tersebut. Misalnya dari segi rumah sakit yang memiliki jaringan yang luas, mudahnya proses klaim, hingga berbagai fasilitas lain.
"Tapi yang penting juga adalah pelayanan, karena kan pelayanan itu sendiri dari network dari rumah sakitnya seberapa besar, proses kalau mau klaim juga seperti apa, apakah ada kemudahan-kemudahan seperti tools digital yang bisa melakukan klaim secara digital," ujarnya.
"Jadi harus lebih jeli apa sih yang jadi manfaatnya, yang penting pelayanannya, seperti apa, kemudahan pada waktu klaim juga seperti apa, dan juga network yang bisa dipakai," pungkasnya.
Simak juga video 'Prabowo Mau Bikin Asuransi Gagal Panen Buat Petani':