Mick Jagger Akan Operasi Katup Jantung, Ada Pantangan Khusus?

Mick Jagger Akan Operasi Katup Jantung, Ada Pantangan Khusus?

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Selasa, 02 Apr 2019 17:10 WIB
Mick Jagger bermasalah dengan katup jantung dan harus operasi (Foto: Morne de Klerk/Getty Images)
Jakarta - Penggemar berat The Rolling Stones dikejutkan dengan kabar Mick Jagger yang mengalami masalah katup jantung hingga harus menjalani operasi. Tur yang akan dijalani Rolling Stones pun terpaksa ditunda. Mick Jagger pun meminta maaf akan hal tersebut.

"Saya sangat menyesal kepada semua penggemar kami di Amerika dan Kanada yang sudah membeli tiket. Saya sangat benci mengecewakan Anda seperti ini. Saya sangat sedih karena harus menunda tur, tetapi saya akan bekerja sangat keras untuk kembali di atas panggung secepat yang saya bisa. Sekali lagi, saya minta maaf untuk semua orang," katanya.

Penampilan ciamik Jagger tentunya sangat dinantikan banyak orang. Tetapi, apakah setelah operasi, adakah hal-hal yang harus diperhatikan bagi pasien katup jantung dalam rangka pemulihan kondisi kesehatan?



Dr Dicky Armein Hanafy, SpJP (K) FIHA, menjelaskan perlu adanya rehabilitasi usai operasi katup jantung. Rehabilitasi ini sebagai cara tubuh untuk belajar menjalani aktivitas seperti semula dan juga membuat jantung beradaptasi dengan klep.

Bahkan, setelah operasi katup juga tetap bisa olahraga loh! Akan tetapi, konsultasikan dulu pada dokter untuk jenis-jenis olahraga yang tepat.

"Itu gunanya rehabilitasi pada center setelah operasi jantung. Jadi bisa diukur olahraganya setelah menjalani operasi jantung," ujarnya.

Tapi memang, selama awal-awal masa pemulihan rawat jalan, pasien tidak dibolehkan untuk melakukan aktivitas fisik berat. Penting juga untuk menjaga bekas operasi tetap bersih guna terhindari dari risiko infeksi.

Sementara untuk pola makan, adakah makanan tertentu yang perlu dihindari untuk memulihkan diri lebih baik pasca operasi?

"Tergantung penyebab kelainan katupnya, kalau penyebab kelainan katupnya bukan karena penyakit yang degeneratif kayaknya nggak ada yang perlu dijaga," tandasnya.

(ask/up)