"Kami, seluruh pengurus Yayasan Onkologi Anak Indonesia, mempunyai kenangan manis bersama Almarhumah," kata Rahmi kepada detikHealth, Sabtu (1/6/2019).
Rahmi mengisahkan, pada peringatan Hari Kanker Anak Internasional tahun 2008, sebanyak 50 pasien kanker anak bersama orang tuanya diundang ke Istana Negara untuk berdialog dengan Bu Ani. Sebuah kesempatan yang membanggakan bagi para pasien dan orang tua, terlebih karena presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, turut hadir dalam acara tersebut.
"Beberapa waktu kemudian Ibu Ani SBY menyumbangkan obat-obatan khemotherapi untuk para pasien kanker anak di RS Kanker Dharmais," lanjut Rahmi.
![]() |
Di mata Rahmi, Bu Ani dinilai punya perhatian tinggi terhadap anak-anak pengidap kanker. Ketika ada beberapa pasien kanker anak menyampaikan keinginan untuk punya sepeda, selang beberapa hari Bu Ani mengirim sepeda dan hadiah lain pada para pasien tersebut.
"Kami sungguh sangat terharu dan sekaligus bahagia atas perhatian Ibu Ani terhadap anak-anak, mellihat betapa lemah lembutnya Beliau dalam mendengarkan keluhan keluhan pasien dan orangtuanya mengenai betapa beratnya sakit kanker," kenang Rahmi.
![]() |
Kini, Bu Ani telah berpulang. Momen-momen kedekatan Bu Ani dengan para pejuang kanker anak menjadi kenangan yang abadi bagi Rahmi dan para aktivis peduli kanker anak di YOAI.
"Kami semua mendoakan semoga Almarhumah Ibu Ani SBY husnul khotimah, mendapat tempat yang sebaik baiknya disisi Allah SWT... Aamiin YRA.... Selamat jalan Ibu Ani yang kami cintai," tutup Rahmi.