Dokter Mangku, demikian sapaannya, sering disebut sebagai dokter perprofesi ganda. Sebab bukan hanya sebagai dokter manusia, dokter Mangku juga merupakan dokter hewan.
Kebanyakan orang akan mulai pikun jika memasuki usia tua, tapi tidak bagi dokter Mangku. Saat diwawancarai detikHealth, Jumat (30/8/2019) di Klinik Pratama Bhakti Sosial Kesehatan Santo Tarsisius di Kebayoran Lama, ia masih luwes menceritakan semua kisah hidupnya bahkan ia mengingat setiap detail tanggal dan tahun kejadian.
Saat ditanya mengenai rahasianya, dokter Mangku mengatakan hobi menulis dan membaca membantunya untuk terus berpikir sehingga ia tidak cepat pikun. Memaksimalkan penggunaan panca indra juga meminimalkan risiko pikun pada orang tua.
"Saya nulis buku. Saya suka nulis dan baca. Apa yang saya ingat semua saya tulis. Kalau nulis kan kita jadi gak cepet lupa juga," ujar dokter Mangku.
![]() |
Sampai saat ini, dokter Mangku masih aktif menulis buku dan tulisan opini di media massa. Sejauh ini ia sudah menulis sebanyak 26 buku. Salah satunya adalah 'Corat Coret Anak Desa Berprofesi Ganda' yang menceritakan kisah dan perjuangan hidupnya yang inspiratif.
"Sekarang juga masih sibuk nulis buku. Kemarin baru selesai nulis opini tentang kebiri kimia. Beberapa kali juga tulisan saya dimuat di media massa," pungkasnya.
![]() |
(up/up)