Jakarta -
Masalah bencana
kabut asap yang melanda beberapa daerah di Indonesia mendorong masyarakat berusaha sebisa mungkin mengurangi dampak buruknya. Dalam hal ini
masker sering diandalkan untuk melindungi diri.
Nah ketika masker sulit didapat atau dirasa kurang kadang ada saja cara yang dilakukan orang-orang mencari benda pengganti atau pelengkap untuk menutupi wajah. Sebagai contoh mulai dari bra hingga pantyliner.
Dikutip dari berbagai sumber berikut contohnya:
Di media sosial beredar foto seorang pria tampak menggunakan helm dan masker dari bra. Ia disebut melakukannya untuk melawan dampak buruk bencana kabut asap yang tengah terjadi di daerah Kalimantan, Sumatera, dan sekitarnya.
"Akibat kabut asap gak ada masker BH pun jadi yg penting aman," tulis satu netizen di Facebook.
Penelusuran detikcom menemukan kalau foto pria dengan masker bra tersebut pernah diunggah oleh Daily Mail dalam artikelnya pada Januari 2019 lalu. Dijelaskan kalau sang pria adalah warga lokal Thailand ketika Kota Bangkok menghadapi polusi udara yang buruk.
Di pasaran mulai ramai dijual masker yang memiliki filter saluran dilengkapi kipas bertenaga baterai. Pada dasarnya filter kipas dengan ukuran mini tersebut diklaim dapat membantu masker lebih nyaman digunakan karena membuat sirkulasi udara lancar.
Satu unggahan di Twitter oleh akun @khairul_hafidz ramai dikomentari netizen karena menunjukkan imbauan agar orang-orang melapisi maskernya dengan pantyliner. Hal ini disebut bisa membantu penyaringan udara jadi lebih baik.
Menurut spesialis paru dari Omni Hospital Pulomas, dr Frans Abednego Barus, SpP, belum ada penelitian secara medis yang menunjukkan pemakaian masker selain jenis N95 mampu menangkal masuknya partikel yang disebabkan oleh polusi udara. Meski banyak yang mengklaim fungsinya sebagai masker kesehatan, masker pantyliner dinilai tetap tak mampu menghalau penyakit yang disebabkan oleh polusi.
"Dia diciptakan bukan untuk jadi masker. Nah jadi kalau digunakan dengan alih fungsi seperti itu, saya tidak bilang menyesatkan tapi belum ada bukti secara medis itu efektif. Buat apa?" tuturnya saat dihubungi detikcom.
Di pasaran juga mulai ramai dijual filter yang didesain khusus untuk menutup lubang hidung. Satu hal yang dipromosikan adalah benda dengan bentuk mirip saringan ini bisa dipakai untuk menyaring polusi udara tanpa menghalangi kemampuan bernapas.
Halaman Selanjutnya
Halaman