Tegaskan Terapinya Alami, Cucu Mak Erot Undang Tompi untuk Coba Sendiri

Tegaskan Terapinya Alami, Cucu Mak Erot Undang Tompi untuk Coba Sendiri

Syahdan Alamsyah - detikHealth
Selasa, 26 Nov 2019 15:36 WIB
Cucu Mak Erot undang Tompi untuk mencoba sendiri terapi legendaris tersebut (Foto: Hanif Hawari)
Sukabumi - Salah seorang cucu Mak Erot, Alip Abdillah mengajak dokter bedah plastik sekaligus musisi Tompi untuk melihat langsung atau bahkan merasakan khasiat pijat dan ramuan asli untuk meningkatkan vitalitas.

Bahkan terapi akan dilakukan bila memang nanti Tompi ingin membuktikan langsung bagaimana teknik pemijatan ala Mak Erot tanpa suntikan dan bahan kimia.

"Kan Mas Tompi belum tahu Mak Erot asli yang mana, beliau bilang banyak pasien yang datang dan mengaku korban suntik silikon Mak Erot. Makanya saya ajak beliau ke tempat kami, pusat terapi Mak Erot yang dilakukan oleh cucu-cucu pewarisnya," lanjut kata Alip kepada detikcom, Selasa (26/11/2019).

Alip bahkan memberikan garansi sampai berhasil untuk layanan terapinya sama seperti ke tamu yang lain. "Kalau memang penasaran mendingan coba langsung dan membuktikan, apakah kami pakai alat suntik dan kimia lainnya atau tidak. Karena yang dikatakan mas Tompi itu memang sesuai dengan ciri dari terapi Mak Erot abal-abal," lanjut Alip.



Alip mengaku tidak sedikit korban Mak Erot abal-abal yang kemudian datang ke pewaris asli ilmu mak Erot. Bentuk alat vital mereka memang tidak karu-karuan akibat pemijatan yang tidak sesuai dan ramuan yang sembarangan.

"Bahkan ada yang datang karena anunya terus berdiri, ada juga yang enggak bangun-bangun dan yang parah memang bentuknya jadi mengerikan akibat salah pijat atau bisa juga karena suntik silikon yang dibilang mas Tompi itu justru karena mak erot abal-abal. Kalau kami hanya pijat dan ramuan yang berasal dari rempah-rempah khusus tanpa bahan kimia," jelasnya.

"Kalau memang mau mencoba atau sekedar datang Mas Tompi bisa menghubungi saya agar tidak salah soal memilih terapi Mak Erot. Apa yang kami lakukan adalah bentuk terapi tradisional warisan turun temurun, bukan kemampuan asal jadi begitu aja," tandas dia.




(sya/up)