"Jgn makan kelelawar biar gak kena virus corona sama yg di sana thu..," tulis salah satu pengguna Twitter.
Menanggapi hal tersebut ahli penyakit dalam dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD, dari Rumah Sakit Omni Pulomas menjelaskan bahwa anggapan tersebut tidak benar. Sumber virus corona baru yang secara resmi bernama 2019-nCoV itu masih diteliti. Ada satu studi yang menduga sumbernya adalah ular.
Berikut penjelasan dari pria yang juga seorang vaksinolog lulusan University of Siena:
[Gambas:Video 20detik] (fds/up)











































