Dua Tukang Cukur di AS Positif Corona, 140 Pelanggan Dipastikan Tak Tertular

Dua Tukang Cukur di AS Positif Corona, 140 Pelanggan Dipastikan Tak Tertular

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jumat, 12 Jun 2020 08:30 WIB
Mulai 20 Mei, setiap negara bagian Amerika Serikat mulai melonggarkan aturan karantina wilayah dan membuka tempat-tempat umum. Tapi dengan tampilan yang berbeda
Kondisi Amerika saat pandemi Corona. (Foto Ilustrasi: AP Photo/Kathy Willens)
Jakarta -

Tidak ada kasus virus Corona yang dikaitkan dengan dua penata rambut atau tukang cukur di Missouri yang menangani 140 pelanggan. Keduanya bekerja di salon Great Clips di Springfield di pertengahan Mei dan menjadi pasien positif COVID-19 tanpa gejala.

Kala itu satu penata rambut menangani 56 klien dan yang kedua menangani 84 pelanggan dan kontak dengan 7 rekan kerja. Mereka bekerja selama sekitar delapan hari dan selesai pada 20 Mei.

Pejabat kesehatan menyebut dari 140 pelanggan dan tujuh rekan kerja yang berpotensi terpapar, 46 telah dites dan hasilnya negatif. Selebihnya dikarantina selama 14 hari yang sekarang telah berlalu dan tidak ada yang menunjukkan gejala COVID-19.

Selama masa karantina, mereka yang tidak dites mendapat telepon dua kali sehari dari pejabat kesehatan yang menanyakan apakah mereka memiliki gejala yan berkaitan dengan virus Corona.

"Ini adalah berita yang menarik tentang efektivitas masker untuk mencegah COVID-19," kata Kathryn Wall, juru bicara Departemen Kesehatan Springfield-Green County dikutip dari CNN.

ADVERTISEMENT

"Kami sedang mempelajari lebih jauh mengenai ini termasuk jenis masker yang dikenakan dan tindakan pencegahan apa yang diambil yang mengarah pada hasil menggembirakan ini," sambungnya.

Selain pentingnya masker, kasus ini menyoroti betapa pentingnya pelacakan kontak dan isolasi setelah terpapar untuk membantu menghentikan penyebaran penyakit.

Dalam sebuah pernyataan, Great Clips menyatakan senang dengan hasil pengujian tersebut.

"Semua pelanggan yang dites COVID-19 setelah mengunjungi salon Great Clips telah mengkonfirmasi hasil negatif. Bersama-sama dengan 1.100 franchisee independen kami, kami sangat peduli tentang kesejahteraan pelanggan, staf salon, dan komunitas yang kami layani, dan kami berterima kasih atas kesehatan orang-orang ini," katanya dalam sebuah pernyataan.




(kna/up)