Pria Inggris Lebih Gampang Puasa Seks Dibanding Puasa Rokok

Pria Inggris Lebih Gampang Puasa Seks Dibanding Puasa Rokok

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 04 Jan 2013 14:01 WIB
Pria Inggris Lebih Gampang Puasa Seks Dibanding Puasa Rokok
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Kecanduan bukan hal yang mudah diatasi, baik kecanduan seks maupun kecanduan rokok. Namun bagi sebagian lelaki di Inggris, rokok sepertinya jauh lebih nyandu. Para lelaki ini lebih memilih puasa bercinta dibandingkan puasa merokok.

"Kalau kamu harus memilih antara seks dan rokok, mana yang kamu pilih?" demikian bunyi salah satu butir kuisioner di Inggris yang dijawab dengan 'Seks' oleh 45 persen dan 'Rokok' oleh 55 persen, seperti dikutip dari TheSun, Jumat (4/1/2013).

Hasil survei ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh laki-laki perokok di Inggris lebih memilih untuk tidak bercinta dibandingkan tidak merokok. Tidak heran, sebab rokok memang mengandung zat adiktif yang membuat orang susah mengatasi ketergantungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun survei yang dilakukan terhadap 1.000 laki-laki perokok ini juga mengungkap bahwa sebenarnya sebagian besar responden punya keinginan kuat untuk berhenti merokok. Buntinya 68 persen responden memiliki resolusi untuk berhenti merokok di tahun 2013.

Penghematan ekonomis menjadi alasan terbesar untuk berhenti merokok, seperti disampaikan oleh 43 persen responden. Alasan berhenti merokok lainnya meliputi kesehatan sebesar 34 persen, keluarga sebanyak 14 persen dan lain-lain sebanyak 9 persen.

Susahnya menjauh dari rokok juga terungkap dalam salah satu butir kuesioner. Saat ditanya berapa waktu paling lama dilewatkan tampa rokok, 35 persen mengatakan kruang dari sehari dan hanya 3 persen yang mengatakan mampu bertahan kurang dari 6 bulan.

Berhenti merokok banyak dipilih sebagai resolusi sehat untuk tahun 2013 karena makin banyak yang sadar akan bahayanya. Ratusan jenis racun yang terkandung dalam asap rokok bersifat karsinogen yang artinya bisa memicu kanker jika terakumulasi di dalam tubuh.

(up/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads